WhatsApp Icon
Sinergi Hati untuk Umat: BAZNAS Kota Jambi dan Bank 9 Jambi Syariah Berkomitmen Terus Melangkah Bersama

JAMBI — Mengabdi untuk kesejahteraan umat bukanlah sebuah perjalanan yang bisa ditempuh sendirian. Memahami hal tersebut, Bank Jambi terus menunjukkan komitmen dan dedikasi nyatanya dalam mendukung berbagai program sosial dan keagamaan, salah satunya melalui sinergi yang erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi.

Kemitraan antara kedua instansi ini telah melampaui batas-batas hubungan kerja formal, menjelma menjadi ikatan persaudaraan yang didasari oleh kepedulian terhadap sesama.

Dalam momen silaturahmi yang penuh kehangatan, Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli Abdullah, menyampaikan pesan yang menyentuh terkait kolaborasi ini. Ia mengibaratkan tugas mengelola amanah umat sebagai sebuah pelayaran yang membutuhkan dukungan dari banyak pihak.

"Amanah untuk membantu umat ini adalah tanggung jawab yang besar. Dalam perjalanannya, kadang kita menemui jalan yang lapang, namun tak jarang pula kita dihadapkan pada ombak dan ujian yang berat. Kehadiran Bank 9 Jambi Syariah bukan sekadar mitra, tapi keluarga yang memberikan energi bagi kami untuk terus berikhtiar tanpa henti,"* ungkap Dr. Muhamad Padli dengan penuh haru.

 

Menyambut pesan tersebut, pimpinan dari BPD Bank 9 Jambi Syariah, Ibu Ayu dan Ibu Rosiqo, memberikan pernyataan balasan yang tak kalah menguatkan. Keduanya menegaskan bahwa Bank Jambi akan terus berdiri berdampingan dengan BAZNAS dalam setiap langkah perjuangan.

"Kami di Bank 9 Jambi Syariah ingin memastikan bahwa BAZNAS Kota Jambi tidak pernah berjalan sendirian. Kami hadir bukan hanya saat mengukir keberhasilan, tetapi kami berkomitmen untuk selalu mendampingi, saling menguatkan baik dalam suka maupun duka. Perjalanan mengangkat derajat saudara-saudara kita yang membutuhkan adalah perjalanan kita bersama. Mari kita pikul beban ini dengan bergandengan tangan,"* tutur Ibu Ayu dan Ibu Rosiqo.

 

Sinergi yang indah antara BAZNAS Kota Jambi dan Bank 9 Jambi Syariah ini menjadi oase sekaligus bukti nyata bahwa kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama akan selalu menemukan kemudahan. Kolaborasi tulus ini diharapkan terus melahirkan program-program nyata yang mampu menghadirkan senyum dan harapan baru bagi masyarakat Kota Jambi.

28/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Jambi
Ketua BAZNAS Kota Jambi Beri Tausiah Halal Bihalal bagi Jemaah Umroh: Tekankan Qolbun Salim dan Zikir

JAMBI– Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitul Mukmin saat puluhan calon jemaah umroh yang dijadwalkan berangkat pada 22 Juli 2026 berkumpul dalam acara Halal Bihalal. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi yang memberikan tausiah serta pembekalan spiritual bagi para tamu Allah tersebut.

Dalam penyampaiannya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara batiniah sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci. Beliau menitikberatkan pada tiga poin utama:

1. Membangun Qolbun Salim (Hati yang Selamat)

Ketua BAZNAS berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesucian hati. "Umroh bukan sekadar perjalanan fisik, tapi perjalanan menuju Allah. Bersihkan hati dari penyakit riya, sombong, dan dendam agar menjadi Qolbun Salim," ujarnya. Hati yang bersih menjadi syarat utama untuk meraih kemabruran.

2. Memperbanyak Zikir

Jemaah diingatkan untuk membasahi lidah dengan zikir, baik selama masa persiapan maupun saat berada di Baitullah nanti. Zikir dianggap sebagai sarana paling efektif untuk menjaga ketenangan jiwa di tengah padatnya rangkaian ibadah.

3. Melazimkan Istighfar

Sebagai manusia yang tidak luput dari dosa, istighfar menjadi kunci pembuka pintu rahmat Allah. Beliau mengajak jemaah untuk memperbanyak permohonan ampun agar perjalanan ibadah pada Juli mendatang dilancarkan tanpa hambatan yang berarti.

Harapan untuk Jemaah

Acara Halal Bihalal ini ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan para jemaah keberangkatan 22 Juli 2026 tidak hanya siap secara materi dan fisik, tetapi juga memiliki mental spiritual yang kuat untuk beribadah secara maksimal di Mekkah dan Madinah.

"Semoga dengan persiapan hati yang matang, bapak dan ibu sekalian kembali ke tanah air membawa perubahan positif bagi diri sendiri dan lingkungan," pungkas Ketua BAZNAS Kota Jambi.

27/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Jambi
Kepedulian Tanpa Batas: BAZNAS Kota Jambi Ringankan Langkah Nadia Berobat

 

JAMBI, 24 April 2026 – Di saat kesehatan menjadi ujian yang berat, kehadiran kepedulian adalah penawar yang paling nyata. Hari ini, BAZNAS Kota Jambi kembali hadir menjadi jembatan kebaikan bagi warga yang sedang berjuang melawan sakit.

Satu amanah dari para muzakki telah ditunaikan. BAZNAS Kota Jambi menyalurkan bantuan biaya transportasi pengobatan sebesar Rp2.500.000,- kepada saudari Nadia Anliane, warga RT 03, Kelurahan Buluran Kenali.

Nadia saat ini sedang dalam kondisi yang sangat membutuhkan perhatian medis karena mengalami penurunan kesadaran. Bantuan ini diserahkan langsung kepada pihak keluarga dengan harapan dapat meringankan beban biaya transportasi dan operasional selama proses pengobatan berlangsung.

Amanah yang Menghujam Jantung Kemanusiaan

Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud kehadiran negara dan lembaga agama di tengah kesulitan masyarakat. BAZNAS Kota Jambi berkomitmen bahwa tidak boleh ada warga yang terhambat pengobatannya hanya karena kendala biaya transportasi.

"Kami titipkan bantuan ini sebagai bentuk dukungan moril dan materiil. Semoga langkah pengobatan Saudari Nadia diberikan kelancaran dan segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT," tulis keterangan resmi lembaga.

Terima kasih kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Jambi. Melalui harta yang Anda titipkan, satu lagi beban hidup saudara kita telah diringankan.

Mari terus tebar kebaikan, karena setiap rupiah yang Anda beri, adalah nafas baru bagi mereka yang membutuhkan.


BAZNAS Kota Jambi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

24/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Jambi
Jambi Kota Cerdas: Senyum Syukur Nur Aisyah Ukir Impian Jadi Sarjana Bersama BAZNAS Jambi

 

Penyerahan Bantuan Sarjana Dalam Negeri BAZNAS Kota Jambi Menjadi Angin Segar Bagi Generasi Muda Jambi yang Berprestasi.

Jambi, 24/4/2026 - Kisah inspiratif datang dari Nur Aisyah, seorang mahasiswi muda berprestasi asal Universitas Adiwangsa Jambi. Senyum sumringah terlihat jelas di wajahnya saat ia berdiri di depan pintu rumahnya, bersama seorang perwakilan BAZNAS Kota Jambi, memegang papan sumbangan berukuran besar. Penyerahan bantuan ini menjadi simbol harapan baru bagi masa depannya.

Wanita kelahiran Jambi, 30 Juni 2003 ini resmi menjadi salah satu penerima manfaat dari 'Program Jambi Kota Cerdas' yang digagas oleh BAZNAS Kota Jambi. Nur Aisyah, yang merupakan warga Jalan H. Ibrahim, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Jambi, ini menerima bantuan dana pendidikan 'Bantuan Sarjana Dalam Negeri' sebesar Rp 4.000.000,-.

Dukungan ini akan sangat berarti bagi kelanjutan studi mahasiswi Jurusan Manajemen Keuangan dengan NIM 223003010036 ini di Universitas Adiwangsa Jambi. Melalui program ini, BAZNAS Kota Jambi berupaya memberikan dukungan nyata bagi anak-anak Jambi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi namun terkendala biaya. Penyerahan bantuan ini, yang diabadikan dalam foto bersama dengan ekspresi senang dan isyarat hati ("saranghae") dari keduanya, menunjukkan sinergi antara pembayar zakat (#OrangHebatTaatZakat) dan penerima zakat (#NikmatBerzakat) untuk menciptakan Jambi yang lebih cerdas.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya kuliah Nur Aisyah di Universitas Adiwangsa Jambi dan memotivasinya untuk mencapai cita-citanya menjadi ahli keuangan yang handal dan berkontribusi bagi daerah. Nur Aisyah menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada BAZNAS Kota Jambi dan para muzakki atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa zakat memiliki peran penting dalam memajukan dunia pendidikan daerah dan membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih mimpi mereka.

24/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Jambi
Memuliakan Rumah Allah: BAZNAS Kota Jambi Serahkan Bantuan Operasional untuk Musholla Baitul Latif

 

JAMBI, 24 April 2026 – Semangat menebar kebaikan di jalan dakwah terus digelorakan oleh BAZNAS Kota Jambi. Melalui pilar Jambi Kota Taqwa, BAZNAS kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah umat di Kota Jambi.

Bertempat di Simpang Rimbo, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Jambi, Bapak Suparman, S.Pd., menyerahkan langsung bantuan operasional senilai Rp2.500.000,- untuk Musholla Baitul Latif. Penyerahan ini dilakukan secara langsung sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memastikan bantuan diterima tepat sasaran untuk menunjang kegiatan peribadatan di musholla tersebut.

Menjaga Syiar, Memperkokoh Taqwa

Bantuan operasional ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pengurus Musholla Baitul Latif dalam menjaga kenyamanan dan fasilitas rumah ibadah, sehingga syiar Islam di kawasan Simpang Rimbo semakin hidup.

"Kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan amanah dari para muzakki. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa membawa berkah yang besar bagi jamaah Musholla Baitul Latif," ujar Bapak Suparman, S.Pd. saat prosesi penyerahan.

Senyum syukur terpancar dari pihak pengurus musholla saat menerima dokumen bantuan. Hal ini membuktikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu menjadi solusi nyata bagi kebutuhan umat.

Terima kasih kepada para Muzakki Kota Jambi. Melalui zakat Anda, kita bersama-sama menjaga tegaknya rumah Allah dan memperkokoh ketaqwaan masyarakat.


BAZNAS Kota JambiLembaga Utama Menyejahterakan Umat

24/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Jambi

Berita Terbaru

ORCHESTRATING HOPE: Gauging the Institutional Synergy and Welfare Architecture of BAZNAS Jambi
ORCHESTRATING HOPE: Gauging the Institutional Synergy and Welfare Architecture of BAZNAS Jambi
ORCHESTRATING HOPE: Gauging the Institutional Synergy and Welfare Architecture of BAZNAS Jambi By: M. Amin, SKM, M.Kes Gauging the operational synergy of the National Zakat Board (BAZNAS) in Jambi Province transcends mere statistical observation of distribution figures. It is an analytical deep-dive into the institutional cohesion of an entity that stands as a bridge between spiritual devotion and human dignity. As the strategic "conductor" of zakat management at the provincial level, BAZNAS Jambi plays a pivotal role in ensuring that every unit of zakat capital is transformed into a force for systemic, structural change. In our philosophy, synergy is more than mere cooperation; it is a collective symphony. It is an alignment where the government, the private sector, and the community oscillate on a singular frequency toward a noble summit: the total eradication of the roots of poverty. The following is a strategic blueprint of the synergy currently being forged by BAZNAS Jambi: 1. G2G Integration: Harmonizing Visions and Dismantling "Mental Blocks" Synergy with the local government is our foundational pillar. BAZNAS Jambi does not operate in a vacuum; we calibrate our movements to align with the "Jambi Mantap" vision and the aspirations of municipal administrations. Our objective is clear: to build a harmony rooted in Integrated Intelligence—a synthesis of IQ (Intellectual), EQ (Emotional), SQ (Spiritual), and AQ (Adversity Quotient). Through this lens, we dismantle the "mental blocks" that often hinder zakat administrators. We no longer view diversity as a fracture, but as a vibrant spectrum—much like a rainbow—unified by a singular focus: wiping away the tears of the Mustahik (beneficiaries). Data Precision: This synergy is manifested in our reliance on P3KE data (Targeting the Acceleration of Extreme Poverty Elimination). This data integration ensures our aid acts as a "precision-guided instrument," eliminating overlaps and ensuring zero-gap distribution. Regulatory Acceleration: The Governor’s Instruction on Zakat stands as a testament to our regulatory commitment. We are currently spearheading a more holistic Zakat Regional Regulation (PerGub ZIS) to serve as a robust legal canopy for the Islamic philanthropy ecosystem in the land of Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. 2. The Zakat Core: From Consumption to Productive Transformation The true metric of synergy lies in our ability to pivot the public mindset from "the hand below" to "the hand above." Through five strategic pillars, BAZNAS Jambi is designing an architecture of welfare: Jambi Smart: Breaking the cycle of poverty by investing in the "intellectual capital" of our local universities (UNJA and UIN STS Jambi). Jambi Healthy: Ensuring that quality healthcare ceases to be a luxury for the marginalized. Jambi Prosperous: The heart of our economic synergy, where we foster micro-economic sovereignty through MSME empowerment and the Z-Mart initiative. Jambi Caring & Pious: Acting as the rapid-response unit during crises while safeguarding the spiritual heartbeat of the community. 3. Horizontal Coordination: Eliminating Welfare "Blank Spots" As the provincial coordinator for municipal BAZNAS branches and private zakat institutions (LAZ), BAZNAS Jambi functions as a Unified Command Center. By synchronizing financial reporting and regional coordination meetings (Rakorda), we ensure that no remote area in Jambi is left in a "blank spot." We move as a collective phalanx to suppress macro-poverty rates through massive, integrated action. 4. Navigating the Horizon of Challenges To measure synergy is to confront reality with courage. We continue to navigate hurdles in "Zakat Literacy," particularly among corporate sectors that still favor fragmented, direct distribution. Furthermore, the imperative of digitalization looms; we must bridge the gap for Jambi’s millennials, making the act of giving as seamless as a digital transaction. Conclusion: The Vision of "Upward Mobility" BAZNAS Jambi is currently in a phase of "Institutional Fortification." While our harmony with the government is exemplary, our future horizon involves expanding collaborations with the private sector (CSR) to catalyze a more disruptive impact on poverty. "Successful synergy is not found in the pride of distributing cash; it is found in the successful restoration of human dignity." Through the unified movement of BAZNAS across the province, we aim to significantly increase the percentage of Mustahik who achieve "Upward Mobility." Our goal is that those who receive today shall be the ones who give tomorrow. In Solidarity. In Resilience. In Sincere Service to the Ummah. Key Linguistic Features of this Version: Strategic Vocabulary: Used terms like Socio-Economic Architecture, Systemic Change, and Unified Command Center to appeal to a global professional audience. Sophisticated Metaphors: Retained your "Symphony" and "Rainbow" metaphors but framed them within an organizational leadership context. Policy Focus: Highlighted the data-driven (P3KE) and regulatory aspects to showcase BAZNAS as a modern, transparent, and scientific institution. Would you like me to create a "One-Page Strategic Brief" based on this English version for potential international partners or donors?
BERITA11/02/2026 | By: M. Amin, SKM, M.Kes
ORCHESTRATING HOPE (Arsitektur Kesejahteraan): Menakar Sinergitas dan Arsitektur Kesejahteraan BAZNAS Provinsi Jambi
ORCHESTRATING HOPE (Arsitektur Kesejahteraan): Menakar Sinergitas dan Arsitektur Kesejahteraan BAZNAS Provinsi Jambi
ORCHESTRATING HOPE: Menakar Sinergitas dan Arsitektur Kesejahteraan BAZNAS Provinsi Jambi Oleh: M. Amin, SKM, M.Kes Menakar sinergitas kerja BAZNAS Provinsi Jambi bukanlah sekadar menghitung angka-angka distribusi. Ia adalah sebuah upaya membedah kohesi dan soliditas institusi yang berdiri sebagai jembatan antara ketaqwaan hamba dan martabat sesama. Sebagai dirigen pengelola zakat di tingkat provinsi, BAZNAS memegang peran strategis: memastikan bahwa setiap keping rupiah zakat bertransformasi menjadi energi perubahan yang sistemik. Sinergitas, dalam filosofi kami, melampaui makna kerja sama. Ia adalah sebuah simfoni kolektif—di mana pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat bergerak dalam satu frekuensi yang sama untuk satu tujuan agung: penghapusan air mata kemiskinan. Berikut adalah potret penakaran strategis atas sinergitas BAZNAS Provinsi Jambi: 1. Integrasi G2G: Menyelaraskan Visi, Mengikis "Mental Block" Sinergi dengan Pemerintah Daerah adalah pilar fundamental. BAZNAS Provinsi Jambi tidak bergerak di ruang hampa; kami menyelaraskan langkah dengan visi "Jambi Mantap" serta aspirasi Pemerintah Kabupaten/Kota. Tujuan kami jelas: membangun harmoni yang dilandaskan pada kecerdasan paripurna—perpaduan antara IQ (Intelektual), EQ (Emosional), SQ (Spiritual), dan AQ (Adversity Quotient). Dengan kecerdasan ini, segala bentuk mental block di kalangan para Amil-Amilat dikikis habis. Kami tidak lagi melihat perbedaan sebagai pemisah, melainkan sebagai perpaduan warna pelangi yang indah, yang fokus utamanya adalah menghapus air mata para Mustahik. Presisi Data: Efektivitas sinergi ini termanifestasi dalam penggunaan data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem). Integrasi data ini memastikan bantuan kita menjadi "peluru kendali" yang akurat, tepat sasaran, dan anti-tumpang tindih. Akselerasi Regulasi: Instruksi Gubernur tentang Zakat adalah bukti nyata komitmen regulatif. Saat ini, kami tengah mengawal lahirnya PerGub ZIS yang lebih holistik, yang akan menjadi payung hukum kokoh bagi ekosistem filantropi Islam di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. 2. Zakat Core: Transformasi Konsumtif Menuju Produktif Sinergitas yang hakiki diukur dari keberhasilan kita mengubah pola pikir dari sekadar tangan di bawah menjadi tangan di atas. Melalui lima pilar utama, BAZNAS Jambi merancang arsitektur kesejahteraan: Jambi Cerdas: Memutus rantai kemiskinan melalui investasi otak di universitas-universitas kebanggaan lokal (UNJA & UIN STS Jambi). Jambi Sehat: Memastikan akses kesehatan bukan lagi kemewahan bagi dhuafa. Jambi Sejahtera: Ini adalah episentrum sinergi ekonomi. Melalui pemberdayaan UMKM dan program Z-Mart, kami membangun kemandirian dari akar rumput. Jambi Peduli & Jambi Taqwa: Menjadi respons tercepat saat bencana melanda dan pengawal spiritualitas umat. 3. Sinergitas Horisontal: Menghapus "Blank Spot" Kemiskinan Sebagai koordinator bagi BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ swasta, BAZNAS Provinsi Jambi berperan sebagai pusat komando. Melalui konsolidasi laporan yang sinkron dan Rakorda yang terukur, kami memastikan tidak ada satu pun wilayah terpencil di Jambi yang luput dari sentuhan kasih zakat. Kami bekerja kolektif agar angka kemiskinan makro dapat ditekan dengan gerakan yang massif dan terpadu. 4. Menghadapi Cakrawala Tantangan Menakar sinergi berarti berani menatap realita. Kami masih berhadapan dengan rendahnya literasi zakat di sebagian kalangan pengusaha yang masih menyalurkan zakat secara parsial. Tantangan digitalisasi juga menanti; kami harus menjembatani generasi milenial Jambi agar berzakat semudah mereka menggerakkan jempol di layar ponsel. Kesimpulan: Visi "Naik Kelas" Saat ini, BAZNAS Provinsi Jambi berada pada fase "Penguatan Institusional". Hubungan dengan pemerintah telah mencapai titik harmoni yang luar biasa. Namun, tantangan masa depan adalah memperluas kolaborasi dengan sektor swasta (CSR) untuk menciptakan dampak yang lebih destruktif terhadap kemiskinan. "Sinergi yang berhasil bukanlah saat kita bangga karena memberi bantuan tunai, melainkan saat kita mampu memulihkan martabat seorang manusia." Kita berharap, melalui Gerak Padu BAZNAS se-Provinsi Jambi, persentase Mustahik yang "NAIK KELAS" meningkat secara signifikan. Dari mereka yang hari ini menerima, esok menjadi mereka yang memberi. Salam Kompak. Salam Tangguh. Salam Ikhlas sebagai Pelayan Ummat.
BERITA11/02/2026 | Oleh: M. Amin, SKM, M. Kes
Mahakarya Ad-Duha di Altar Media: Manifesto Baru BAZNAS Kota Jambi dan Jambi TV
Mahakarya Ad-Duha di Altar Media: Manifesto Baru BAZNAS Kota Jambi dan Jambi TV
JAMBI — Sejarah tidak selalu ditulis di atas meja perundingan yang kaku; terkadang, ia dipahat di bawah pendar lampu studio dan getaran spiritual yang transenden. Pada Jumat siang, 6 Februari 2026, tepat pukul 13.00 WIB, sebuah babak baru kemanusiaan dimulai ketika Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, C.PB, C.PS, bersama Wakil Ketua I, Bapak Fakhruddin, SE, melangkah memasuki "sanctuary" kreativitas visual Jambi: Studio Jambi TV. Pertemuan ini bukanlah sekadar kunjungan institusional. Ini adalah sebuah simfoni. Di sana, para arsitek informasi telah menanti: David Mursal (General Manager), Ade Putra Wijaya (Pimpinan Perusahaan), Bakhtiar (Pemimpin Redaksi), Riska Apriyani (Manager Marketing), Aulia Zahra (Manager Program), Nofrianto Ade Saputra (Event Organizer), dan Hasanudin (Divisi Media Sosial). Di bawah kerlap-kerlip lampu blitz yang dramatis dan sorotan lensa kamera yang tajam, suasana mencair dalam sebuah keintiman yang intelektual—sebuah pertemuan tanpa jeda antara otoritas moral dan kekuatan media. Provokasi Spiritual: Gema Ad-Duha Diskusi dibuka dengan tausiah yang berfungsi sebagai kompas moral. Namun, atmosfer ruangan mendadak berubah ketika untaian penutup Surah Ad-Duha dikumandangkan: "Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan." Ayat ini bekerja layaknya petir teologis yang membelah keheningan, menyulut kesadaran kolektif mereka yang hadir. Di titik inilah visi Eropa tentang "pencerahan publik" bertemu dengan nilai samawi. Pesan itu jelas: kebajikan bukanlah rahasia yang harus disembunyikan dalam sunyi, melainkan energi yang harus disiarkan, digelorakan, dan disebarluaskan ke setiap sudut cakrawala. Gelombang frekuensi antara BAZNAS dan Jambi TV menyatu dalam satu resonansi: Kebaikan harus memiliki corong yang nyaring. Manifesto Operasional: Melampaui Retorika Ruangan itu saksi dari sebuah dialog intelektual yang hidup. Pertanyaan-pertanyaan tajam dari jajaran manajerial Jambi TV bukan sekadar rasa ingin tahu, melainkan bentuk validasi atas semangat kedermawanan yang kini mulai mengakar di nadi ruang redaksi. Hasilnya adalah sebuah deklarasi progresif: UPZ Jambi TV segera mengudara. Ini bukan sekadar urusan administratif pembentukan unit pengumpul zakat. Ini adalah sebuah transformasi peran; bahwa Jambi TV kini memosisikan diri bukan hanya sebagai narator berita, melainkan sebagai aktor utama, sebuah pilar penyokong ekonomi umat, dan jembatan bagi keadilan sosial di Kota Jambi. Epilog: Fajar yang Tak Lagi Sembunyi Pukul 14.30 WIB, pertemuan itu berakhir, namun energi yang ditinggalkan tetap bergetar di udara. Pertemuan Dr. Padli dan tim Jambi TV telah membuktikan sebuah tesis penting: ketika iman menjadi landasan dan media menjadi kanal, zakat berubah dari sekadar kewajiban ritual menjadi sebuah lifestyle—napas baru dalam perjuangan sosial. Dari studio ini, sebuah pesan dilepas ke angkasa: Cahaya kebaikan tidak lagi mencari jalan, ia sedang menciptakan jalannya sendiri untuk menyinari Jambi dengan lebih terang.
BERITA09/02/2026 | uspdl
Membedah Fikih Pertanian di Era Digital: Dr. Muhamad Padli Abdullah Bimbing Maha Santri Menggali Turats Lewat Teknologi
Membedah Fikih Pertanian di Era Digital: Dr. Muhamad Padli Abdullah Bimbing Maha Santri Menggali Turats Lewat Teknologi
JAMBI – Di tengah pesatnya arus modernisasi, gema literatur klasik Islam (Turats) tidak boleh pudar. Hal inilah yang ditegaskan oleh Dr. Muhamad Padli Bin Abdullah, C.PB, C.PS., saat memberikan bimbingan intensif bagi Maha Santri Ma'had Aly Syekh Ibrahim Al Jambi yang sedang menempuh tugas akhir risalah ilmiah mereka hari ini. ?Kajian yang diangkat bukan sekadar teori, melainkan persoalan krusial yang menyentuh akar ekonomi umat: Zakat Pertanian dan Problematika Sewa Tanah. Dalam bimbingan tersebut, para Maha Santri diajak menyelami kedalaman samudera pemikiran dua mazhab besar, Syafi'i dan Hanafi, guna menemukan solusi hukum yang relevan bagi petani di era kontemporer. ?Kolaborasi Turats dan IT: Menembus Batas Zaman ?Ada yang istimewa dalam proses bimbingan kali ini. Dr. Muhamad Padli mengarahkan para santri untuk tidak hanya mahir membaca kitab gundul, tetapi juga lincah menggunakan instrumen teknologi informasi. ?"Kita tidak sedang meninggalkan masa lalu, tapi kita membawa mutiara dari masa lalu ke masa depan dengan kendaraan teknologi," ujar beliau di sela-sela diskusi. Penggunaan digital library dan perangkat analisis data menjadi alat bantu utama para santri dalam membedah ibarat-ibarat klasik dari kitab-kitab otoritatif. ?Zakat Pertanian: Siapa yang Bertanggung Jawab? ?Diskusi memanas saat membahas perbedaan tajam antara Mazhab Syafi'i dan Hanafi mengenai siapa yang wajib mengeluarkan zakat pada lahan sewa: apakah pemilik tanah atau penyewa lahan? ?Bagi Dr. Muhamad Padli, yang juga merupakan Ketua BAZNAS Kota Jambi, kajian ini memiliki urgensi nyata. Hasil dari risalah ini diharapkan mampu menjadi sandaran bagi lembaga zakat dalam mengedukasi masyarakat petani, khususnya di wilayah Jambi, agar praktik zakat mereka benar-benar sesuai syariat namun tetap adil secara ekonomi. ?Mencetak Ulama Masa Depan ?Melalui bimbingan ini, Ma'had Aly Syekh Ibrahim Al Jambi ingin membuktikan bahwa santri masa kini adalah sosok yang "Melek Kitab, Melek IT". Tugas akhir risalah ini bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan kontribusi nyata santri untuk peradaban Islam dan kesejahteraan umat melalui instrumen zakat.
BERITA08/02/2026 | uspdl
REVOLUSI EPISTEMOLOGI DARI SERAMBI JAMBI: SAAT TURATS BERSENTUHAN DENGAN TEKNOLOGI
REVOLUSI EPISTEMOLOGI DARI SERAMBI JAMBI: SAAT TURATS BERSENTUHAN DENGAN TEKNOLOGI
JAMBI, INDONESIA — Di balik dinding-dinding Ma’had Aly Syekh Ibrahim Al-Jambi, Kompleks Ponpes As’ad, aroma kopi Jambi yang kuat tidak hanya membangkitkan panca indera, tetapi juga menandai sebuah diskursus intelektual yang melampaui zaman. Pada Sabtu, 7 Februari 2026, suasana kelas berubah menjadi sebuah laboratorium pemikiran kelas dunia yang memadukan kedalaman tradisi Islam dengan presisi akademik modern. ?Duduk di tengah lingkaran para intelektual muda, Dr. Muhamad Padli, Ketua BAZNAS Kota Jambi sekaligus pengampu kebijakan akademik di Ma’had Aly tersebut, memandu sebuah kajian ilmiah yang ambisius: "Dinamika Fiqh wa Ushuluhu: Dialektika Perbandingan Mazhab dalam Pusaran Zaman." ?Simfoni Klasik dan Modernitas ?Ruang kelas ber-AC yang sejuk menjadi saksi sebuah kontradiksi yang indah. Di atas meja masing-masing mahasantri, kitab-kitab kuning (turats) yang telah berusia berabad-abad terbuka berdampingan dengan laptop generasi terbaru. Fasilitas internet berkecepatan tinggi yang tersedia bukan sekadar pelengkap, melainkan jembatan digital yang menghubungkan teks-teks klasik dengan data riset kontemporer secara real-time. ?"Kita tidak sedang memindahkan abu dari masa lalu, melainkan menjaga apinya agar tetap menyala," ujar Dr. Padli di sela-sela paparannya. Dengan gaya bahasa yang tenang namun provokatif, beliau membedah bagaimana perbedaan pandangan ulama mazhab bukan sekadar warisan sejarah, melainkan metodologi berpikir yang harus dikontekstualisasikan untuk menjawab problematika umat hari ini. ?Kedalaman yang Menyejukkan ?Diskusi mengalir santai namun penuh bobot. Sambil menyeruput kopi Jambi yang menjadi simbol kearifan lokal, para mahasantri tampak antusias melakukan komparasi literatur. Tak jarang, suasana hangat tersebut melahirkan perdebatan intelektual yang sehat saat membahas Ushul Fiqh sebagai fondasi hukum Islam yang fleksibel namun tetap kokoh pada prinsip. ?Bagi mereka, kehadiran Dr. Padli yang membawa perspektif praktisi (selaku Ketua BAZNAS) memberikan warna berbeda. Teori-teori rumit dalam kitab Ushul tidak lagi menjadi abstrak, melainkan menjadi solusi nyata bagi manajemen zakat dan filantropi modern di Kota Jambi. ?Menuju Kiblat Literasi Baru ?Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas belajar-mengajar. Ini adalah pernyataan bahwa dari Kota Jambi, dari sebuah pondok pesantren bersejarah, sedang lahir generasi "Mutafaqqih Fiddin" yang memiliki akar kuat pada tradisi namun memiliki sayap yang lebar di dunia digital. ?Saat matahari sore mulai meredup di tanah Melayu, kelas berakhir dengan satu keyakinan kolektif: Bahwa di tangan para mahasantri ini, kejayaan intelektual Islam bukan lagi sekadar memori masa lalu, melainkan realitas yang sedang dibangun kembali—bit demi bit, halaman demi halaman. ?Penulis: DEMA MASIA Koresponden Literasi Digital Lokasi: Ma’had Aly Syekh Ibrahim Al-Jambi, Seberang Kota Jambi.
BERITA07/02/2026 | uspdl
Diplomasi Lontong Tunjang: Jambi Guncang Dunia lewat Sinergi Zakat dan Proteksi Sosial
Diplomasi Lontong Tunjang: Jambi Guncang Dunia lewat Sinergi Zakat dan Proteksi Sosial
KOTA JAMBI, INDONESIA — Di tengah hiruk-pikuk transformasi ekonomi global, sebuah langkah revolusioner muncul dari jantung Kota Jambi. Pada Jumat pagi, 6 Februari 2026, sebuah pertemuan strategis yang memadukan nilai spiritual dan visi modern berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jambi. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial. Dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi bersama Wakil Ketua I, Bapak Fakhruddin, SE, delegasi ini disambut hangat oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jambi, Bapak Hendra Alvian. Diskusi ini menjadi tonggak sejarah baru dalam penguatan jaring pengaman sosial berbasis filantropi Islam di Indonesia. Simbolisme di Balik Hidangan Lokal Dimulai tepat pukul 09.00 WIB, suasana formal seketika mencair dengan hadirnya hidangan Lontong Tunjang khas Jambi. Dalam dunia diplomasi tingkat tinggi, meja makan seringkali menjadi tempat lahirnya keputusan besar. Kehangatan hidangan tersebut menyimbolkan "lezatnya" berkah kolaborasi yang akan segera dirasakan oleh masyarakat akar rumput dan para pejuang agama. Melindungi "Para Penjaga Langit" Fokus utama sinergi ini adalah mengonversi dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) masyarakat Jambi menjadi perisai pelindung bagi mereka yang selama ini bekerja di garis depan keagamaan namun sering terlupakan oleh sistem asuransi formal. Para Imam Masjid, Muazin, Marbot, hingga fakir miskin kini tidak lagi berjalan sendiri. Melalui kerja sama ini, mereka mendapatkan akses terhadap: * Kepastian Medis: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan biaya pengobatan tanpa batas sesuai kebutuhan medis. * Martabat Keluarga: Jaminan Kematian (JKM) yang memberikan santunan tunai bagi ahli waris untuk menjaga keberlangsungan hidup. * Investasi Masa Depan: Skema beasiswa pendidikan bagi anak-anak pengurus masjid untuk memutus rantai kemiskinan. Revolusi Filantropi: Dari Konsumtif ke Protektif Model yang diterapkan di Jambi ini membuktikan bahwa Ekonomi Syariah mampu berintegrasi secara harmonis dengan sistem jaminan sosial nasional. Ini adalah perubahan paradigma dari sekadar memberi bantuan tunai yang sekali habis, menjadi perlindungan risiko yang berkelanjutan. "Zakat bukan lagi sekadar bantuan untuk makan hari ini, melainkan instrumen strategis untuk menjamin martabat dan ketenangan jiwa di hari esok," tegas pimpinan BAZNAS dalam pertemuan tersebut. Kesimpulan: Oase di Awal 2026 Langkah BAZNAS Kota Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan ini menyisir celah kemiskinan yang sering kali tidak terjangkau oleh anggaran negara secara langsung. Jambi kini mengirimkan pesan kuat ke seluruh dunia: bahwa profesionalisme yang dibalut dengan empati dan kearifan lokal mampu menciptakan keadilan sosial yang nyata bagi seluruh umat.
BERITA06/02/2026 | uspdl
Melegalkan Kebaikan, Mendigitalisasi Berkah: BAZNAS Kota Jambi Guncang Ekosistem Filantropi Masjid Melalui Aplikasi 'Menara Masjid'
Melegalkan Kebaikan, Mendigitalisasi Berkah: BAZNAS Kota Jambi Guncang Ekosistem Filantropi Masjid Melalui Aplikasi 'Menara Masjid'
KOTA ?JAMBI, 5 Februari 2026 – Sebuah revolusi pengelolaan dana umat baru saja dimulai dari jantung Kota Jambi. BAZNAS Kota Jambi, di bawah komando Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., hari ini resmi menggelar Pelatihan dan Pembekalan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kota Jambi yang diikuti oleh ratusan pengurus secara daring melalui platform Google Meet. ?Acara yang berlangsung maraton sejak pukul 13.00 hingga 16.30 WIB ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah langkah raksasa menuju Legalisasi dan Modernisasi dana umat yang selama ini terpendam di akar rumput. ?Sinergi Sang Visioner dan Penemu Aplikasi 'Menara Masjid' ?Dunia filantropi Islam hari ini menyoroti kolaborasi epik antara Ketua BAZNAS Kota Jambi dengan Penemu Aplikasi Menara Masjid. Sinergi ini menghadirkan solusi konkret atas tantangan transparansi yang selama ini dihadapi masjid-masjid konvensional. ?Melalui aplikasi ini, setiap rupiah yang dihimpun oleh masjid kini bukan lagi sekadar catatan di buku saku, melainkan aset bangsa yang tercatat secara resmi oleh negara. Inilah bentuk nyata dari kedaulatan ekonomi umat yang transparan dan akuntabel. ?Masjid Sebagai Episentrum Kebangkitan Ekonomi ?Dalam pemaparannya yang menggetarkan semangat, Dr. Padli menegaskan bahwa UPZ adalah perpanjangan tangan negara yang memiliki legalitas hukum kuat. ?"Masjid jangan lagi hanya menjadi tempat ibadah ritual, tapi harus bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi (Lumbung Pangan Umat). Dengan legalitas UPZ dari BAZNAS, pengurus masjid kini memiliki payung hukum yang sah dalam menghimpun dana, sementara aplikasi Menara Masjid memastikan setiap tetes keringat muzakki terdokumentasi secara digital dan presisi," tegas Dr. Padli. ?Masa Depan Berada di Tangan UPZ yang Melek Digital ?Pelatihan ini menandai era baru di mana masjid-masjid di Kota Jambi tidak lagi gagap teknologi. Dengan integrasi sistem digital: ?Penghimpunan Legal: Terhindar dari tuduhan pungli karena memiliki SK resmi. ?Pencatatan Negara: Dana zakat/infak masjid berkontribusi langsung pada angka penurunan kemiskinan nasional. ?Transparansi Mutlak: Muzakki dapat memantau penggunaan dana secara real-time. ?Dunia kini melihat, dari Kota Jambi, sebuah model perlindungan sosial berbasis masjid yang kuat, legal, dan digital sedang dibangun. Ini adalah pesan bagi dunia bahwa Islam adalah agama yang rapi dalam administrasi dan hebat dalam implementasi
BERITA05/02/2026 | uspdl
Menanam Benih Surga Sejak Dini: BAZNAS Kota Jambi Gelar Simulasi Manasik Zakat Bersama Bunda PAUD di IAIMA
Menanam Benih Surga Sejak Dini: BAZNAS Kota Jambi Gelar Simulasi Manasik Zakat Bersama Bunda PAUD di IAIMA
KOTA JAMBI – Sebuah langkah besar untuk masa depan umat baru saja diukir di Aula Kampus IAIMA Jambi, Kamis (05/02/2026). Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti ruangan saat puluhan Bunda PAUD se-Kota Jambi berkumpul bukan sekadar untuk pertemuan biasa, melainkan untuk sebuah misi mulia: Simulasi Manasik Zakat. Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru di bawah kepemimpinan Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam upaya membumikan syariat zakat sejak usia dini. Membangun Karakter Dermawan dari Akar Bunda PAUD adalah ujung tombak pendidikan karakter. Melalui simulasi ini, BAZNAS Kota Jambi ingin memastikan bahwa anak-anak di Kota Jambi tidak hanya mengenal rukun Islam secara lisan, tetapi merasakannya melalui tindakan nyata berbagi. "Kita sedang menanam benih peradaban. Jika sejak kecil anak-anak kita sudah akrab dengan indahnya berzakat, maka kelak mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki jiwa sosial yang menggetarkan langit," ujar Dr. Padli dalam pesan penuh semangatnya. Kolaborasi Strategis di Kampus IAIMA Pemilihan lokasi di Kampus IAIMA bukan tanpa alasan. Ini adalah wujud nyata kolaborasi akademis dan praktis. Staf profesional BAZNAS Kota Jambi turun langsung menjadi koordinator, memandu para Bunda PAUD dalam memahami tata cara zakat yang benar, untuk kemudian ditularkan kepada anak didik mereka. Manasik Zakat ini dirancang dengan metode yang ceria namun bermakna, mengajarkan bahwa di setiap harta yang kita miliki, ada hak orang lain yang harus ditunaikan. Zakat Sebagai Gaya Hidup Baru Melalui transformasi digital dan edukasi masif seperti ini, BAZNAS Kota Jambi bercita-cita menjadikan "Sadar Zakat" sebagai gaya hidup masyarakat Jambi, dimulai dari bangku sekolah PAUD. Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan kemanusiaan yang lebih besar di Tanah Pilih Pesako Betuah. Karena sesungguhnya, tangan yang memberi selalu lebih mulia, dan hati yang peduli adalah kunci keberkahan kota
BERITA05/02/2026 | uspdl
Menjemput Harapan di Bakung Jaya: BAZNAS Kota Jambi Respon Cepat Kondisi Memprihatinkan Ibu Yusna
Menjemput Harapan di Bakung Jaya: BAZNAS Kota Jambi Respon Cepat Kondisi Memprihatinkan Ibu Yusna
KOTA JAMBI – Kabar duka tentang kemanusiaan kembali mengetuk pintu hati kita. Di tengah hiruk-pikuk kota, seorang ibu bernama Ibu Yusna, warga RT 41 Kelurahan Bakung Jaya, terbaring tak berdaya akibat serangan saraf kejepit yang hebat. Pada Kamis, 5 Februari 2026, tim survei lapangan BAZNAS Kota Jambi mendapati pemandangan yang menyayat hati. Ibu Yusna hanya bisa terbaring lemas di atas kasur yang sudah tidak layak, yang justru memperburuk kondisi saraf kejepitnya. Tanpa penanganan medis yang memadai dan fasilitas tidur yang menunjang, kesembuhan seakan menjadi mimpi yang jauh bagi beliau. Respon Cepat Sang Ketua Mendengar hasil laporan survei tersebut, Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan tindakan darurat. "Kita tidak boleh membiarkan satu pun warga Kota Jambi menderita sendirian dalam kesakitan. Kasus Ibu Yusna adalah prioritas. Kami akan segera mengupayakan bantuan medis dan memberikan tempat tidur yang layak (orthopedic) agar proses pemulihannya berjalan baik," tegas Dr. Padli. Rencana Tindak Lanjut Nyata BAZNAS Kota Jambi tidak hanya sekadar mendata, namun langsung bergerak dengan langkah strategis: * Intervensi Medis: Berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk pemeriksaan intensif saraf kejepit Ibu Yusna. * Bantuan Fasilitas: Pengadaan perlengkapan tidur khusus yang sesuai dengan standar medis pasien saraf kejepit. * Pendampingan Berkelanjutan: Memantau perkembangan kesehatan Ibu Yusna hingga beliau mampu beraktivitas kembali. Zakat Anda, Harapan Mereka Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Jambi adalah nyawa bagi mereka yang sedang berputus asa. Melalui transformasi digital yang sedang dijalankan, BAZNAS berkomitmen agar bantuan seperti untuk Ibu Yusna dapat tersalurkan dengan Tepat, Cepat, dan Akurat. Semoga melalui tangan-tangan orang baik di Kota Jambi, Ibu Yusna dapat segera pulih dan tersenyum kembali.
BERITA05/02/2026 | uspdl
Menembus Kabut di Seberang: Saat Negara dan Kemanusiaan Menolak Lupa
Menembus Kabut di Seberang: Saat Negara dan Kemanusiaan Menolak Lupa
KOTA JAMBI – Di pinggiran Danau Teluk, di mana riak air seringkali lebih nyaring daripada suara kaum marginal, sebuah narasi tentang martabat manusia sedang ditulis ulang. Di RT 03, Kelurahan Tanjung Pasir, kemiskinan dan keterbatasan fisik bukan lagi sekadar statistik di atas meja birokrasi, melainkan sebuah medan tempur bagi solidaritas sosial. Rabu (4/2/2026), menjadi saksi saat BAZNAS Kota Jambi merobek keterbatasan akses tersebut. Bukan sekadar seremonial, kehadiran mereka membawa misi tunggal: Keadilan bagi mereka yang terpinggirkan. Kursi Roda sebagai Simbol Perlawanan Bagi Ibu Sauna, dunia selama ini mungkin hanya seluas dinding rumahnya. Namun, hari itu, sebuah kursi roda tiba bukan sebagai pemberian cuma-cuma, melainkan sebagai hak yang akhirnya tertunaikan. Bantuan dari Program Jambi Kota Sehat ini adalah pukulan telak bagi skeptisisme publik terhadap lembaga zakat. Dr. Muhammad Fadli, S.Pd.I., M.Pd., Ketua BAZNAS Kota Jambi, turun langsung ke lapangan. Ia tidak datang sendirian; kehadiran Camat Danau Teluk di sisinya mengirimkan pesan "garang" kepada warga: Bahwa negara dan lembaga umat hadir, masuk ke lorong-lorong sempit, dan tidak membiarkan satu pun warga berjuang sendirian. > "Ini bukan tentang kemurahan hati, ini tentang kewajiban mengembalikan kemandirian manusia. Zakat adalah bahan bakar untuk mesin perubahan sosial," tegas Dr. Muhammad Fadli di tengah penyerahan yang penuh emosi tersebut. Jambi Kota Sehat: Lebih dari Sekadar Slogan Langkah BAZNAS kali ini membuktikan bahwa Tanah Pilih Pesako Betuah bukan hanya slogan hiasan. Di Tanjung Pasir, sinergi ini bekerja melampaui sekat-sekat administratif. | Dimensi Penyaluran | Analisis Pergerakan | | Aksi | Penyerahan Kursi Roda secara Direct-to-Home | | Lokasi | Tanjung Pasir (Kawasan Seberang Kota Jambi) | | Lini Masa | 4 Februari 2026 — Puncak Sinergi Lokal | | Target | Restorasi Mobilitas dan Kualitas Hidup | Akhir dari Sebuah Penantian Bantuan ini adalah peringatan bagi kita semua bahwa di balik gemerlap pembangunan kota, masih ada Ibu Sauna lainnya yang menanti uluran tangan. BAZNAS Kota Jambi telah menetapkan standar baru dalam pelayanan umat: Cepat, Tepat, dan Bermartabat. Laporan ini bukan sekadar penutup agenda, melainkan panggilan bagi seluruh masyarakat untuk terus menyulut api zakat dan infak. Karena pada setiap putaran roda yang diberikan kepada Ibu Sauna, di sanalah harapan sebuah peradaban yang lebih adil mulai berputar.
BERITA04/02/2026 | uspdl
Memulihkan Harapan di Jantung Kota: Sinergi BAZNAS dan Pemkot Jambi untuk Kemanusiaan
Memulihkan Harapan di Jantung Kota: Sinergi BAZNAS dan Pemkot Jambi untuk Kemanusiaan
KOTA JAMBI – Kemiskinan dan keterbatasan fisik bukanlah alasan bagi seorang warga untuk kehilangan martabatnya. Di bawah langit Kelurahan Suka Karya, sebuah aksi nyata kembali membuktikan bahwa kepedulian bukan sekadar retorika, melainkan napas kehidupan bagi mereka yang membutuhkan. Pada Rabu (4/2/2026), melalui Program Jambi Kota Sehat, BAZNAS Kota Jambi kembali menyapa akar rumput. Sebuah langkah konkret diambil dengan menyalurkan bantuan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Mulyadi, warga RT 05, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru. Sinergi Tanpa Batas Penyaluran ini bukan sekadar penyerahan barang, melainkan simbol hadirnya negara dan lembaga zakat di tengah kesulitan rakyat. Kehadiran Wakil Wali Kota Jambi dalam agenda ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kesejahteraan sosial merata hingga ke lorong-lorong kota. Mendampingi secara langsung, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Bapak Sanandar, S.E., M.E., menyatakan bahwa bantuan ini adalah amanah umat yang dikelola untuk mengembalikan kemandirian dan senyum para mustahik. "Zakat bukan hanya soal angka, tapi soal bagaimana kita memastikan saudara kita kembali memiliki mobilitas untuk menjalani hidup dengan lebih layak," ungkap perwakilan BAZNAS di sela-sela kegiatan. Melampaui Sekadar Bantuan Bagi Bapak Mulyadi, kursi roda ini adalah jendela baru menuju dunia luar. Di tengah keterbatasan, bantuan ini menjadi bukti bahwa solidaritas di Kota Jambi tetap menyala, menantang segala bentuk pengabaian terhadap kaum dhuafa. Melalui langkah kecil yang elegan ini, BAZNAS Kota Jambi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya sebagai bahan bakar utama mesin kemanusiaan di tanah Tanah Pilih Pesako Betuah.
BERITA04/02/2026 | qee
Perkuat Barisan Amil, BAZNAS Kota Jambi Gelar Pelatihan Manasik Zakat & Fundraising 2026 bagi Relawan REZIS
Perkuat Barisan Amil, BAZNAS Kota Jambi Gelar Pelatihan Manasik Zakat & Fundraising 2026 bagi Relawan REZIS
KOTA JAMBI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi secara resmi menggelar kegiatan "Pelatihan Manasik Zakat & Fundraising 2026" bertempat di Odua Weston Hotel, Selasa (3/2/2026). Pelatihan intensif ini diikuti oleh para Relawan Zakat Infaq Shadaqah (REZIS) Kota Jambi guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam melayani umat. ?Hadir sebagai pemateri utama dalam sesi strategi pengumpulan dana adalah Wakil Ketua I BAZNAS Kota Jambi, Fakhruddin, SE. Selaku pimpinan yang membidangi pengumpulan (fundraising), beliau membagikan wawasan strategis kepada seluruh peserta yang hadir. ?Latar belakang profesional Wakil Ketua 1, Fakhruddin, SE menjadi nilai tambah dalam pelatihan ini. Dengan rekam jejak yang panjang di sektor swasta, mulai dari pengalaman sebagai General Affairs (GA) Manager, hingga posisi strategis di industri asuransi dan sektor lainnya, beliau mentransformasi teknik fundraising konvensional menjadi lebih modern, terukur, dan profesional. ?Dalam materinya, Fakhruddin menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan muzakki (pendekatan customer-centric) dan manajemen jaringan yang efektif. "Relawan REZIS bukan sekadar pengumpul zakat, melainkan representasi lembaga yang harus memiliki mentalitas profesional, integritas tinggi, dan kemampuan komunikasi yang meyakinkan layaknya standar manajerial di dunia swasta," tegasnya. ?Selain materi fundraising, para relawan juga dibekali dengan kurikulum Manasik Zakat. Materi ini bertujuan agar relawan mampu menjadi mentor bagi masyarakat, memberikan simulasi praktis mengenai tata cara perhitungan zakat yang benar sesuai kaidah syariat. ?Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I, dalam sambutannya berharap sinergi antara pemahaman syariat dan teknik profesional yang diajarkan mampu melahirkan amil yang tangguh. "Kombinasi keahlian manajerial dari Pak Fakhruddin dan penguasaan konsep Manasik Zakat akan menjadikan REZIS sebagai ujung tombak yang kredibel di tengah masyarakat Jambi," pungkasnya.
BERITA03/02/2026 | qee
Perkuat Barisan di Masjid Ar-Rahmah, BAZNAS Kota Jambi dan DMI Sijenjang Bersinergi Optimalkan Gerakan Zakat
Perkuat Barisan di Masjid Ar-Rahmah, BAZNAS Kota Jambi dan DMI Sijenjang Bersinergi Optimalkan Gerakan Zakat
JAMBI – Malam Minggu di Kelurahan Sijenjang menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi umat. Bertempat di Masjid Ar-Rahmah, Sabtu malam (31/1/2026), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kelurahan Sijenjang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi sukses menggelar sosialisasi Amil Zakat yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Bukan sekadar pertemuan biasa, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap rupiah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dikelola secara Amanah, Profesional, dan Transparan. BAZNAS Kota Jambi berkomitmen penuh menjadikan masjid sebagai pusat peradaban yang tidak hanya memakmurkan tempat ibadah, tetapi juga menyejahterakan jamaahnya. Hadir sebagai narasumber utama, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Jambi memberikan wawasan mendalam bagi para peserta. Wakil Ketua III, Sanandar, S.E., M.E., menekankan pentingnya standarisasi tata kelola zakat. Beliau didampingi oleh Kabag Pendistribusian, M. Reza Pahlawan, S.Pd., yang memaparkan strategi penyaluran tepat sasaran, serta Kabag Keuangan, Ahmad Ziyadi, S.Sy., yang mengupas tuntas akuntabilitas pelaporan dana umat. Membangkitkan Raksasa yang Tidur Potensi zakat di Kota Jambi sangatlah besar, namun kuncinya ada pada kepercayaan muzakki. Melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat masjid dan kelurahan, BAZNAS Kota Jambi berupaya menjemput bola agar potensi tersebut dapat dikonversi menjadi solusi nyata bagi pengentasan kemiskinan ekstrem. "Kita ingin amil di masjid-masjid memiliki pemahaman yang sama. Ketika pengelolaan dilakukan secara profesional dan diakui secara terstruktur, masyarakat tidak akan ragu lagi untuk menyalurkan zakatnya melalui masjid," ujar tim BAZNAS dalam sesi sosialisasi. Komitmen untuk Umat Kegiatan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pengurus masjid se-Kelurahan Sijenjang ini diakhiri dengan sebuah janji bersama. DMI dan BAZNAS Kota Jambi sepakat untuk terus berkolaborasi, tidak hanya dalam urusan pengumpulan, tetapi juga pada program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh langsung akar rumput. Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik bagi kelurahan lain di Kota Jambi untuk bergerak serentak. Sebab, di tangan amil yang terampil dan amanah, zakat akan menjadi kekuatan besar untuk mengubah air mata mustahik menjadi senyum kemandirian. BAZNAS Kota Jambi: Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
BERITA01/02/2026 | qee
Wujudkan Hunian Layak, Wali Kota Jambi Bersama BAZNAS Kota Jambi Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah
Wujudkan Hunian Layak, Wali Kota Jambi Bersama BAZNAS Kota Jambi Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah
JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, meresmikan dimulainya pembangunan program bedah rumah BAZNAS Kota Jambi melalui peletakan batu pertama pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mengentaskan kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sanandar, SE., ME., beserta jajaran pemerintah daerah setempat. Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dana umat yang dikelola BAZNAS dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Jambi. Dalam keterangan persnya, Wali Kota Dr. Maulana mengungkapkan rincian target pembangunan hunian layak tahun ini melalui berbagai skema bantuan: Dari BAZNAS Kota Jambi terdapat 11 unit rumah yang menjadi sasaran bedah rumah. Terdapat 39 unit rumah tambahan yang akan dikerjakan secara bertahap oleh pemerintah daerah dan Baznas Kota Jambi. Wali Kota menekankan bahwa program ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan investasi pada kesehatan dan ekonomi keluarga. "Kita berharap dengan rumah yang sehat, kesehatannya terjamin lebih baik. Kalau kesehatan lebih baik, maka kinerjanya meningkat, lebih produktif, dan ekonomi akan tumbuh. Kita berjuang terus agar Kota Jambi bahagia," ujar Dr. Maulana. Beliau juga menambahkan bahwa program bedah rumah ini disinergikan dengan penataan kawasan kumuh dari pemerintah pusat serta peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase melalui program Kampung Bahagia. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sanandar, SE., ME., menyampaikan bahwa kegiatan ini tetap dikawal dengan maksimal meskipun beberapa pimpinan BAZNAS Kota Jambi lainnya tidak dapat hadir secara langsung karena sedang mengikuti Pelatihan Kompetensi Pimpinan BAZNAS di Jakarta. Kehadiran Ketua TP-PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, dalam acara ini juga menegaskan peran aktif TP-PKK dalam mendukung program kesejahteraan keluarga dan penciptaan lingkungan hunian yang sehat bagi warga Kota Jambi.
BERITA31/01/2026 | qee
BAZNAS Kota Jambi Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Tambak Sari
BAZNAS Kota Jambi Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Tambak Sari
KOTA JAMBI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Tak berselang lama setelah musibah kebakaran melanda pemukiman warga di kawasan Jambi Selatan, pimpinan BAZNAS Kota Jambi langsung turun ke lokasi untuk menyerahkan bantuan darurat, Jumat (30/1/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Jambi, Sanandar, SE., ME., kepada pihak keluarga korban. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk meringankan beban para penyintas sekaligus memberikan dukungan moral di tengah masa sulit. "Kami hadir sebagai representasi dari para muzakki di Kota Jambi untuk menyampaikan amanah. Begitu mendapat laporan adanya musibah kebakaran ini, kami segera bergerak. Ini adalah bagian dari program Jambi Kota Peduli," ujar Sanandar di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan kronologi, musibah kebakaran tersebut terjadi di Jl. Bangau 1, Lrg. Suka Mulya, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan. Laporan diterima oleh tim pemadam kebakaran pada pukul 10.13 WIB, di mana api dilaporkan telah membesar dan menghanguskan rumah warga. Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar, mengingat terdapat satu korban jiwa atas nama Vito Venom Hariyanto (24 tahun) yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Wakil Ketua III, Sanandar, SE., ME., menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu kebutuhan mendesak keluarga yang ditinggalkan. "Zakat dan infak yang dikelola BAZNAS memang disiapkan untuk kondisi darurat seperti ini. Kami berharap keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan," tambah Sanandar. BAZNAS Kota Jambi terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan mengajak para dermawan untuk terus menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi guna mempercepat proses penanganan bencana bagi warga yang membutuhkan.
BERITA30/01/2026 | qee
Perkuat Profesionalisme, Pimpinan BAZNAS Kota Jambi Gempur Uji Kompetensi di Jakarta
Perkuat Profesionalisme, Pimpinan BAZNAS Kota Jambi Gempur Uji Kompetensi di Jakarta
JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan standar pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Jambi resmi mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Uji Kompetensi Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kegiatan intensif ini berlangsung selama sepekan, mulai 25 hingga 31 Januari 2026, bertempat di BAZNAS Institut, Jakarta. Delegasi pimpinan yang turun langsung dalam pelatihan ini dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I, didampingi oleh Wakil Ketua 1 Fakhrudin, SE, Wakil Ketua 2 Suparman, S.Pd, serta Wakil Ketua 4 H. A. Rahim, ST. Bukan Sekadar Pelatihan Biasa Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin. Para pimpinan diuji melalui standar ketat yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fokus utamanya adalah memastikan bahwa tata kelola zakat di Kota Jambi dijalankan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keahlian terukur, mulai dari aspek perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, hingga pelaporan keuangan. "Kami ingin memastikan bahwa amanah masyarakat Kota Jambi dikelola oleh tangan-tangan yang kompeten dan bersertifikat negara," ujar Dr. Muhamad Padli di sela-sela kegiatan. "Dunia perzakatan terus berkembang, dan BAZNAS Kota Jambi harus menjadi garda terdepan dalam implementasi tata kelola yang modern dan sesuai regulasi SKKNI." Misi Strategis: Amil yang Kompeten Selama di BAZNAS Institut, para pimpinan akan digembleng dengan berbagai materi strategis, meliputi: * Standarisasi Kompetensi: Menyelaraskan ritme kerja dengan standar nasional. * Strategi Penghimpunan: Optimasi potensi zakat melalui pendekatan yang inovatif. * Uji Kompetensi BNSP: Tahapan krusial untuk mendapatkan legitimasi sebagai "Amil Kompeten" secara hukum dan profesional. Keikutsertaan pimpinan secara lengkap ini menunjukkan komitmen tinggi BAZNAS Kota Jambi untuk membawa perubahan besar bagi kemaslahatan umat di Tanah Pilih Pesako Betuah. Dengan sertifikasi ini, diharapkan kepercayaan muzaki (pembayar zakat) akan semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak pada efektivitas program pengentasan kemiskinan di Kota Jambi. Langkah ini menegaskan bahwa BAZNAS Kota Jambi tidak hanya bekerja berlandaskan aspek syariah, tetapi juga berlandaskan profesionalisme manajemen yang diakui secara nasional.
BERITA26/01/2026 | qee
Ikhtiar Melangitkan Marwah Jambi: BAZNAS dan Universitas Al-Ahgaff Rajut Jembatan Ilmu di Tanah Seberang
Ikhtiar Melangitkan Marwah Jambi: BAZNAS dan Universitas Al-Ahgaff Rajut Jembatan Ilmu di Tanah Seberang
JAMBI, 24 Januari 2026 — Di bawah langit Olak Kemang yang khidmat, sebuah narasi besar tentang peradaban sedang dituliskan. Di sela-sela gemuruh doa pada peringatan Haul ke-126 Pangeran Wiro Kusumo, BAZNAS Kota Jambi melangkah melampaui batas geografis dengan menjalin sinergi strategis bersama Universitas Al-Ahgaff, Yaman. Pertemuan yang berlangsung di Masjid Al-Ihsaniyah, sebuah saksi bisu kejayaan Islam di Tanah Pilih Pesako Betuah, menjadi titik awal kembalinya hubungan emosional dan intelektual antara Jambi dan Hadramaut. Diplomasi Keumatan: Dari Muzakki untuk Peradaban Ketua BAZNAS Kota Jambi bersama Dr. Habib Hasan bin Husein Al-Jufri, utusan terkemuka dari Universitas Al-Ahgaff, duduk melingkar dalam sebuah dialog yang lebih dari sekadar urusan administratif. Ini adalah "Diplomasi Zakat"—sebuah upaya mentransformasi dana umat menjadi investasi manusia yang tak ternilai harganya. Zakat kini tak lagi hanya berbicara tentang pemenuhan kebutuhan dasar di atas meja makan, melainkan tentang tiket bagi putra-putri Jambi untuk meminum langsung dari sumber ilmu di Negeri Seribu Wali. > "Kami hadir di tanah bersejarah ini untuk memastikan bahwa zakat adalah napas bagi pendidikan. Kehadiran Dr. Habib Hasan di Olak Kemang adalah isyarat bahwa masa depan anak-anak Jambi kini memiliki jembatan menuju cakrawala dunia tanpa melupakan akar tradisinya," ungkap Ketua BAZNAS Kota Jambi dengan nada optimis. Tiga Pilar Cahaya: Visi Besar untuk Jambi Penjajakan kerja sama ini menitikberatkan pada tiga pilar utama yang akan menjadi fondasi masa depan: * Investasi Intelektual: Skema beasiswa eksklusif bagi santri berprestasi dari keluarga mustahik maupun muzakki untuk menimba ilmu di Universitas Al-Ahgaff. * Sinergi Filantropi Transnasional: Mengadopsi kearifan lokal Yaman dalam pengelolaan wakaf dan zakat untuk memperkuat ketahanan ekonomi umat di Kota Jambi. * Pewaris Sanad Keilmuan: Mencetak kader ulama yang tidak hanya menguasai teks klasik, tetapi juga mampu menjawab tantangan modernitas dengan spirit moderasi Islam. Nostalgia Intelektual di Masjid Batu Pilihan Masjid Al-Ihsaniyah—atau Masjid Batu—sebagai saksi pertemuan ini seolah memanggil kembali memori kolektif masa lalu. Masjid yang dibangun dengan semangat juang Pangeran Wiro Kusumo ini kembali menjadi pusat lahirnya gagasan besar. Dr. Habib Hasan bin Husein Al-Jufri menyatakan kekagumannya atas semangat religiusitas warga Jambi. Beliau menegaskan bahwa pintu Universitas Al-Ahgaff di Tarim senantiasa terbuka lebar bagi mereka yang datang dengan adab dan dahaga akan ilmu. Menuju Fajar Baru Langkah monumental ini akan segera dikukuhkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang lebih komprehensif. Kabar ini menjadi oase bagi para penuntut ilmu di Jambi, membuktikan bahwa BAZNAS Kota Jambi telah bertransformasi menjadi arsitek peradaban yang menghubungkan niat tulus para muzakki dengan mimpi-mimpi tinggi para mustahik. Melalui sinergi ini, Jambi tidak hanya sedang mendistribusikan zakat, tetapi sedang membangun menara ilmu yang kelak akan menerangi Nusantara.
BERITA24/01/2026 | qee
Perkuat Literasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kota Jambi Gelar FGD "Manasik Zakat" Bersama Akademisi dan Praktisi Pendidikan
Perkuat Literasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kota Jambi Gelar FGD "Manasik Zakat" Bersama Akademisi dan Praktisi Pendidikan
KOTA JAMBI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan literasi zakat melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Program Manasik Zakat. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Ruang Rapat IAIMA Jambi, Jalan Fatah Laside No. 68, Kebun Handil, pada Jumat (23/1/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan teras BAZNAS Kota Jambi, yakni Ketua BAZNAS Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I dan Wakil Ketua I Fakhruddin, SE. FGD ini melibatkan audiens yang representatif sebanyak 27 orang untuk membedah konsep edukasi zakat yang aplikatif. Daftar instansi dan organisasi yang hadir meliputi: Akademisi IAIMA Jambi: Rektor, Wakil Rektor III, jajaran Dekan, Kepala Lembaga, hingga Kepala Program Studi (Kaprodi). Penggerak Pendidikan & Bunda PAUD: Ketua/Wakil Pokja Bunda PAUD Kota Jambi beserta Ketua Bidang Pokja yang membawa 2 anggota. Organisasi Profesi Guru: Ketua IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia), Ketua HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia), serta Ketua IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). Tim Teknis: BAZNAS Kota Jambi turut menyertakan 2 orang staf ahli untuk mengawal detail implementasi program. Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhammad Padli, menjelaskan bahwa "Manasik Zakat" bertujuan memberikan apresiasi dan edukasi nyata kepada pejuang keagamaan serta masyarakat luas. Program ini dirancang agar masyarakat, khususnya anak-anak di bawah naungan Bunda PAUD dan organisasi guru, dapat memahami zakat melalui simulasi praktis. "Kami ingin menciptakan ekosistem di mana zakat dipahami sesederhana manasik haji. Dengan dukungan data dan kurikulum dari IAIMA serta jangkauan luas dari IGTKI, HIMPAUDI, dan IGRA, kami optimis literasi zakat di Kota Jambi akan meningkat signifikan," ujar Dr. Muhammad Padli. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Jambi, Fakhruddin, SE, menekankan pentingnya akuntabilitas dan dukungan teknis dalam setiap program baru yang diluncurkan. Sinergi antara kampus, praktisi PAUD, dan BAZNAS ini diharapkan melahirkan modul edukasi yang tidak hanya tepat secara syariat, tetapi juga menarik secara metodologi pembelajaran. Kegiatan FGD ini diakhiri dengan sesi diskusi mendalam untuk menyusun draf awal panduan Manasik Zakat yang nantinya akan disosialisasikan secara masif di seluruh lembaga pendidikan di Kota Jambi.
BERITA23/01/2026 | qee
Pimpinan BAZNAS Kota Jambi Tinjau Langsung Korban Kebakaran Thehok, Pastikan Bantuan Pangan Terjamin
Pimpinan BAZNAS Kota Jambi Tinjau Langsung Korban Kebakaran Thehok, Pastikan Bantuan Pangan Terjamin
Kota Jambi– Respon cepat ditunjukkan oleh pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi terhadap musibah kebakaran yang melanda kawasan Jl. H. Adam Malik, RT 37, Kelurahan Thehok, Jambi Selatan. Pada Kamis (22/01), Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., turun langsung ke lokasi didampingi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Jambi, Suparman, S.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk meninjau kondisi 6 unit rumah warung yang ludes terbakar serta menemui 21 jiwa yang terdampak musibah. Selain memberikan dukungan moral, kedatangan mereka juga untuk menyerahkan secara simbolis paket bantuan logistik keluarga sebagai bentuk kepedulian nyata bagi para penyintas. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I. menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Bapak Slamet Hariyanto dan luka yang dialami ananda Anggun akibat kejadian ini. Beliau menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mengawal proses pemulihan warga agar kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa sulit ini. Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Jambi, Suparman, S.Pd., memberikan kepastian terkait pemenuhan logistik harian para korban. "BAZNAS Kota Jambi menjamin ketersediaan makanan siap saji bagi para korban selama beberapa hari ke depan. Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangannya pasca-musibah ini," tegas Suparman. Data BTB BAZNAS Kota Jambi mencatat kebocoran gas menjadi penyebab utama kebakaran yang menghanguskan usaha dan tempat tinggal milik Bapak Faisal, Ibu Susi, Bapak Ambok Dalek, Bapak Saparudin, dan Mas Pur. BAZNAS Kota Jambi kembali mengajak para muzzaki dan dermawan untuk bahu-membahu membantu proses pemulihan para korban melalui rekening kemanusiaan: Zakat: Bank Jambi Syariah - 7000.034.562 Infaq: Bank Jambi Syariah - 7000.034.578 Konfirmasi: (0741) 304 1 887 Kehadiran Ketua dan jajaran pimpinan di lapangan menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Jambi untuk selalu hadir di barisan terdepan dalam setiap aksi kemanusiaan di Kota Jambi.
BERITA22/01/2026 | qee
BTB BAZNAS Kota Jambi Kawal dan Hadir Penanganan Kebakaran Thehok: Dari Evakuasi hingga Antar Jenazah ke Lampung
BTB BAZNAS Kota Jambi Kawal dan Hadir Penanganan Kebakaran Thehok: Dari Evakuasi hingga Antar Jenazah ke Lampung
JAMBI – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kota Jambi dalam menyikapi musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Thehok, Rabu sore (21/01/2026). Tidak hanya hadir saat api berkobar, tim BTB terus mendampingi para korban hingga proses pemulasaraan dan pengantaran jenazah korban meninggal dunia ke kampung halaman. Kehadiran di Lokasi Bencana Sejak informasi diterima pada pukul 15.30 WIB, tim BTB BAZNAS Kota Jambi langsung terjun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pendataan warga terdampak. Kebakaran yang dipicu kebocoran gas tersebut menghanguskan enam unit rumah warung dan menyebabkan 21 jiwa kehilangan tempat tinggal. Di tengah situasi darurat, tim BTB memberikan dukungan moral kepada para korban yang syok, terutama keluarga Bapak Slamet Hariyanto yang menjadi korban jiwa dalam musibah ini, serta memberikan perhatian pada Ananda Anggun yang mengalami luka-luka. Penghormatan Terakhir dan Pendampingan Jenazah Wujud nyata dedikasi BAZNAS Kota Jambi berlanjut hingga proses pemulasaraan jenazah. Sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab sosial, tim BTB turut serta dalam prosesi memandikan, mengafani, hingga menyolatkan jenazah almarhum Slamet Hariyanto. Sinergi Kemanusiaan: Pengantaran ke Lampung Atas permintaan keluarga dan koordinasi yang cepat, BAZNAS Kota Jambi bersinergi dengan Pemerintah Kota Jambi untuk memfasilitasi pemulangan jenazah ke tanah kelahirannya di Provinsi Lampung. Jenazah diberangkatkan menggunakan Ambulan Pemerintah Kota Jambi dengan pendampingan penuh dari tim BTB BAZNAS Kota Jambi. Perjalanan lintas provinsi ini dilakukan untuk memastikan almarhum dapat diistirahatkan dengan layak oleh keluarga besarnya di Lampung. Wujud Kepedulian BAZNAS "Kami berupaya hadir tidak hanya sebagai penyalur bantuan materi, tapi juga sebagai pendamping di saat-saat tersulit bagi para mustahik dan warga yang tertimpa musibah," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kota Jambi. Selain urusan jenazah, saat ini BAZNAS Kota Jambi juga tengah melakukan asesmen mendalam untuk penyaluran bantuan lanjutan bagi 5 KK lainnya yang terdampak, guna memulihkan kembali kondisi ekonomi dan tempat tinggal mereka di Kelurahan Thehok. "BAZNAS Kota Jambi: Menyejahterakan Umat, Tanggap Bencana" Ungkap ketua Baznas Kota Jambi saat dikonfirmasi, "ini sebagai wujud ikhtiar mengemban amanah pengurus umat secara umum.
BERITA22/01/2026 | qee
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Jambi.

Lihat Daftar Rekening →