Berita Terbaru
Perbaiki Kualitas Hunian Warga, Walikota Jambi Serahkan Bantuan Bedah Rumah BAZNAS di Kenali Asam Atas
JAMBI – Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan hunian tidak layak huni terus digulirkan oleh Pemerintah Kota Jambi bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi. Pada Selasa (20/01/2026), agenda tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan secara simbolis dalam program Bedah Rumah.
?Walikota Jambi hadir langsung di lokasi untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada salah satu mustahik, yakni Ibu Sestini. Kegiatan yang berpusat di RT 14, Kelurahan Kenali Asam Atas ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Jambi serta didampingi oleh unsur Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan setempat.
?Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program Jambi Peduli yang dikelola oleh BAZNAS Kota Jambi. Program tersebut difokuskan pada penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu warga yang memiliki keterbatasan dalam menyediakan tempat tinggal yang sehat dan layak.
?Dalam prosesnya, kediaman Ibu Sestini telah melalui tahap verifikasi dan survei oleh tim BAZNAS sebelum dinyatakan berhak menerima bantuan renovasi. Hal ini dilakukan guna memastikan penyaluran dana umat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
?Kegiatan berlangsung dengan khidmat, di mana Walikota Jambi melihat langsung kondisi rumah yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Penyerahan bantuan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas ekonomi dan kesehatan keluarga penerima manfaat, sekaligus menjadi bukti transparansi pengelolaan zakat di Kota Jambi.
?Melalui program Bedah Rumah ini, BAZNAS Kota Jambi terus berkomitmen untuk menjadi jembatan antara para muzakki dan mustahik, guna mewujudkan lingkungan pemukiman yang lebih baik di seluruh wilayah Kota Jambi.
BERITA21/01/2026 | qee
Songsong HUT ke-25, Baznas se-Provinsi Jambi Pertajam Strategi Melalui Rakernis 2026
JAMBI – (15/2/2016) Suasana khidmat menyelimuti ruang pertemuan Hotel Wiltop Jambi saat jajaran pimpinan Baznas se-Provinsi Jambi berkumpul untuk merumuskan arah kebijakan zakat tahun 2026. Kegiatan bertajuk Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Baznas se-Provinsi Jambi Tahun 2026 ini secara resmi dibuka pada Kamis, 15 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 10.30 WIB, para peserta tampak fokus menyimak paparan materi teknis yang akan menjadi landasan operasional sepanjang tahun ke depan. Pertemuan strategis ini juga menjadi panggung peluncuran (launching) program "Gerak Padu", sebuah gerakan kolaboratif yang dirancang khusus untuk menyambut momentum HUT Baznas ke-25.
Hadir langsung dalam agenda tersebut, jajaran pimpinan Baznas Kota Jambi menunjukkan komitmen penuh dalam penguatan sinergi antarwilayah. Delegasi Baznas Kota Jambi dipimpin langsung oleh Ketua, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I, didampingi oleh Fakhrudin, SE (Wakil Ketua 1), Suparman, S.Pd. (Wakil Ketua 2), Sanandar, ME (Wakil Ketua 3), dan H. A. Rahim, ST (Wakil Ketua 4).
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Baznas Kota Jambi menegaskan bahwa sinkronisasi program adalah kunci keberhasilan pengelolaan zakat di Provinsi Jambi. "Melalui Rakernis ini, kita menyatukan visi agar pengelolaan zakat di tingkat kota maupun provinsi bergerak dalam satu irama yang padu, transparan, dan akuntabel," ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Rangkaian acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 Januari 2026 ini diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan baru, khususnya dalam optimalisasi penyaluran zakat produktif demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
BERITA15/01/2026 | qee
Zakat dan Sedekah: "Bahan Bakar" Keberkahan Mengawali Tahun Menurut Ketua BAZNAS Kota Jambi
Jambi- Memasuki lembaran baru di tahun ini, umat Islam diingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari resolusi duniawi, tetapi juga dari seberapa kuat landasan spiritual yang dibangun. Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I, menegaskan bahwa mengawali tahun dengan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) adalah strategi terbaik untuk menjemput keberkahan dan menolak bala.
Menurut Dr. Padli, ada korelasi kuat antara optimisme tahun baru dengan kedermawanan. Berikut adalah langkah-langkah strategis spiritual yang semestinya dilakukan umat Muslim di awal tahun:
1. Membersihkan Harta dengan Zakat (Tazkiyatun Naas)
Dr. Padli menekankan bahwa sebelum melangkah lebih jauh di tahun yang baru, setiap Muslim wajib memastikan hartanya telah bersih. Zakat bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan instrumen penyucian.
"Sebagaimana firman Allah dalam QS. At-Taubah: 103, zakat berfungsi untuk membersihkan dan mensucikan harta serta jiwa. Kita tidak ingin melangkah di tahun baru dengan membawa beban hak orang miskin yang masih terselip di harta kita," ujar beliau. Menurutnya, menunaikan zakat di awal tahun adalah bentuk "audit spiritual" yang memberikan ketenangan batin.
2. Membuka Pintu Rezeki Melalui Sedekah Subuh
Mengacu pada metode Qiyas (analogi) tentang cahaya subuh, Dr. Padli menyarankan umat untuk merutinkan sedekah di awal waktu, terutama di awal tahun. Beliau mengutip hadits Nabi SAW bahwa setiap pagi ada dua malaikat yang berdoa; satu mendoakan keberkahan bagi yang berinfaq, dan satu lagi mendoakan kehancuran bagi yang kikir.
"Awal tahun adalah 'subuh'-nya waktu dalam skala tahunan. Jika kita memulainya dengan berbagi, maka kita sedang mengundang doa malaikat untuk menyertai seluruh sisa hari kita hingga akhir tahun nanti," jelasnya.
3. Menguatkan Optimisme dengan Landasan "Al-Masyaqqatu Tajlibut Taysir"
Dalam kacamata Ushul Fiqh, Dr. Padli mengingatkan kaidah Al-masyaqqatu tajlibut taysir (kesulitan membawa kemudahan). Bagi banyak orang, mengeluarkan harta mungkin terasa berat di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, secara syariat, justru di saat sulit itulah sedekah menjadi pembuka jalan keluar.
"Jangan menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah untuk menjemput kelapangan. Optimisme yang kita bangun di awal tahun harus diwujudkan dalam aksi nyata muamalah, yaitu membantu sesama melalui BAZNAS," tambah Dr. Padli.
4. Muhasabah Melalui Infaq: Strategi Menabung di "Bank Langit"
Sebagai bentuk Muhasabah (evaluasi diri) yang disepakati para ulama (Ijma'), Dr. Padli mengajak masyarakat menjadikan infaq sebagai bukti syukur atas nafas yang masih diberikan. Ia berpendapat bahwa jika tahun lalu kita merasa banyak kekurangan, maka infaq di awal tahun ini adalah cara "merayu" Allah agar memberikan kelancaran urusan.
Seruan Aksi: Zakat sebagai Gaya Hidup
Di akhir penjelasannya, Dr. Muhamad Padli mengajak warga Kota Jambi untuk memanfaatkan lembaga resmi seperti BAZNAS dalam menyalurkan dana ZIS. Hal ini bertujuan agar pendistribusian harta umat dapat dilakukan secara produktif, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di daerah.
"Optimisme tanpa aksi adalah angan-angan. Mari kita wujudkan harapan tahun baru ini dengan komitmen berbagi. Harta yang kita simpan mungkin akan habis, tapi harta yang kita sedekahkan akan kekal menjadi penolong kita," pungkasnya dengan penuh wibawa.
BERITA03/01/2026 | Qee
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS Kota Jambi Bedah Rumah Warga Korban Kebakaran di Sejinjang
JAMBI-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan umat melalui program Jambi Peduli. Tepat pada Rabu, 24 Desember 2025, BAZNAS menyalurkan bantuan program Bedah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) bagi tiga warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kelurahan Sejinjang, Kecamatan Jambi Timur.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., didampingi oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Suparman, SE. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS di lokasi disambut hangat oleh Lurah setempat serta Ketua RT yang turut menyaksikan prosesi simbolis tersebut.
Dalam sambutannya, Dr. Muhamad Padli menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respons cepat BAZNAS terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
"Melalui program Jambi Peduli, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dapat kembali memiliki hunian yang layak dan aman. Zakat yang dititipkan oleh para muzaki (pembayar zakat) kami kembalikan dalam bentuk manfaat nyata, salah satunya melalui perbaikan rumah bagi warga Sejinjang ini," ujar Dr. Muhamad Padli di lokasi kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Suparman, SE menambahkan bahwa stelah tim BTN memerikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai dilanjutkan program RTLH ini merupakan pilar penting dalam pendistribusian zakat yang tepat sasaran. Ia berharap bantuan ini mampu meringankan beban psikologis dan ekonomi para korban sehingga mereka bisa segera bangkit kembali.
Lurah Sejinjang menyampaikan apresiasi mendalam kepada BAZNAS Kota Jambi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah setempat dan BAZNAS sangat krusial dalam membantu warga yang membutuhkan penanganan mendesak seperti pembangunan kembali rumah pasca-kebakaran.
Ketiga keluarga penerima manfaat tampak haru dan bersyukur atas bantuan yang diterima. Dengan dimulainya bedah rumah ini, harapan mereka untuk memiliki tempat berlindung yang layak kini segera menjadi kenyataan.
Terimakasih pada para muzakki (pembayar zakat) sekota Jambi mudah mudahan kedepannya semakin banyak yang menerima manfaat dari pengelolaan zakat infak dan sedekah, tak lupa juga par mustahik mendoak semoga murah rezki dan berkah uangkapn salah seorang warga yang rumahnya habis di lalap si jago merah beberapa waktu lalu.
Semoga Baznas dan Pemkot Jambi selalu berpihak pada rakyat yang membutuhkan kan ungkap beberapa tokoh masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.
BERITA24/12/2025 | Qee
Apresiasi Pejuang Keagamaan, Wali Kota Jambi dan BAZNAS Salurkan Bantuan Bagi Pejuang Keagamaan Pelaksana Fardu Kifayah Dan Guru Ngaji Non PAMI
JAMBI – Suasana khidmat menyelimuti Aula Dharma Wanita Provinsi Jambi saat Pemerintah Kota Jambi bersama BAZNAS Kota Jambi menggelar penyaluran akbar program Jambi Kota Taqwa dan Jambi Kota Peduli. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memberikan penghargaan kepada para pejuang agama serta membantu ekonomi masyarakat prasejahtera.
?Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang hadir langsung dalam acara tersebut menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk pengakuan negara dan daerah atas dedikasi para petugas keagamaan. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa program ini menyasar lini-lini yang sangat krusial di masyarakat.
"Program bantuan logistik ini sangat bermanfaat bagi warga kita yang kurang mampu. Termasuk juga bantuan untuk para Mudim dan anak-anak mahasiswa yang menjaga serta mengurus masjid, ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan bagi mereka," ujar Dr. Maulana
Mengutip arahan strategis pemerintah dalam kegiatan tersebut.
?Lebih lanjut, Dr. Maulana mengingatkan pentingnya transparansi agar masyarakat semakin percaya untuk berzakat.
"BAZNAS adalah lembaga resmi milik Pemerintah Kota Jambi yang bertugas menghimpun dana infak dan zakat. Saya minta pengelolaannya terus transparan dan diumumkan kepada masyarakat secara rutin agar kepercayaan publik terus terjaga," tegasnya.
?Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I, dalam laporannya mengungkapkan adanya perluasan sasaran penerima manfaat pada periode ini. Ia menyoroti nasib para penggali kubur yang kini menjadi perhatian BAZNAS.
?"Tujuan bantuan ini adalah memberi apresiasi kepada banyak pejuang keagamaan di Kota Jambi. Dulu banyak penggali kubur yang belum tersentuh bantuan, dan di tahun ini, banyak penggali kubur yang masuk ke data kami dan akan menerima bantuan juga," ungkap Dr. Muhammad Padli dengan optimis.
?Detail Penyaluran Bantuan BAZNAS Kota Jambi:
Berdasarkan data laporan ketua, bantuan didistribusikan kepada:
? ?150 Guru Ngaji Non-PAMI: Sebagai bentuk dukungan atas syiar Al-Qur'an di tingkat dasar.
??40 Mahasiswa S1 Mudim Masjid: Beasiswa dan insentif bagi mahasiswa yang merangkap sebagai takmir masjid.
??Petugas Fardhu Kifayah dan Penggali Kubur: Masuk dalam daftar penerima manfaat sebagai bentuk penghargaan jasa mereka.
??1.000 Paket Logistik Keluarga: Disalurkan secara merata untuk keluarga penerima manfaat yang tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan se-Kota Jambi.
?Acara yang berlangsung di Aula Dharma Wanita ini diakhiri dengan penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan masing-masing profesi, disaksikan oleh jajaran pejabat Pemkot Jambi dan tokoh masyarakat.
BERITA22/12/2025 | Qee
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MUZAKKI, BAZNAS PERLU PERKUAT FUNDRAISING DALAM PELAYANAN DAN KOMUNIKASI
Dalam upaya memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) perlu memahami tantangan yang dihadapi dalam membangun kepercayaan para muzakki. Berikut ini adalah rangkuman strategi dan pendekatan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan hubungan emosional dengan para donatur.
A. Tiga Alasan Muzakki Enggan Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS
Beberapa muzakki memilih menyalurkan zakat di luar BAZNAS karena alasan berikut:
1. Pelayanan yang kurang baik dari para amil.
2. Pengalaman berzakat yang tidak berkesan melalui BAZNAS.
3. Tidak merasakan perubahan diri setelah menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Untuk mengatasi hal ini, BAZNAS dianjurkan memperkuat interaksi dengan muzakki minimal enam kali dalam sebulan. Interaksi yang intens dan bermakna akan membangun hubungan yang lebih dekat dan berkesan.
B. Hak-Hak Muzakki yang Harus Diperhatikan
Amil zakat wajib memastikan bahwa muzakki mendapatkan pelayanan yang optimal, antara lain:
· Bukti setor zakat sebagai bentuk transparansi.
· Ucapan terima kasih sebagai bentuk apresiasi.
· Doa khusus bagi muzakki yang telah berzakat.
· Informasi program BAZNAS yang akan dilaksanakan serta dampaknya bagi muzakki dan mustahiq.
· Laporan penyaluran zakat secara berkala sesuai program yang dijalankan.
C. Strategi Komunikasi dan Penyebaran Informasi
Untuk meningkatkan kepercayaan publik, amil BAZNAS perlu menerapkan strategi komunikasi yang efektif:
1. Mengumpulkan database email dan nomor WhatsApp baru dari muzakki dan calon donatur.
2. Melakukan “sedekah jempol” dengan membagikan hasil-hasil program BAZNAS melalui media sosial dan pesan broadcast.
D. Karakter Ideal Seorang Amil Zakat
Amil BAZNAS harus memiliki nilai-nilai dan karakter yang mencerminkan profesionalisme dan jiwa pelayanan:
3H:
· Hand → Tangan terampil dalam bekerja.
· Heart → Hati yang suci dan tulus.
· Head → Pikiran yang positif dan visioner.
2S:
· Soul → Jiwa melayani dengan empati.
· Spirit → Semangat juang yang tinggi.
1M:
· Motive → Niat yang ikhlas lillahi ta’ala.
E. Tips Mendekati Donatur (Menurut Dr. Syariq)
Gunakan pendekatan LIA untuk membangun hubungan dengan calon donatur:
· L (Linkecs): Dekati orang yang memiliki pengaruh dan koneksi kuat.
· I (Interest): Pahami minat dan kesukaan calon donatur.
· A (Ability): Ketahui kemampuan finansialnya agar penawaran donasi sesuai.
Keberhasilan fundraising ZIS di BAZNAS tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada hubungan emosional dan pelayanan personal kepada muzakki. Amil harus profesional, berakhlak, dan berjiwa pelayanan agar kepercayaan muzakki tumbuh dan berdampak nyata bagi mustahik.
BERITA13/10/2025 | re*
RAKORDA BAZNAS SE-PROVINSI JAMBI DIBUKA RESMI WAKIL GUBERNUR JAMBI, SINERGI PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM DI PROVINSI JAMBI
Jambi, 13 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Jambi Tahun 2025 dengan tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Asta Cita: Mendukung Jambi MANTAP dalam Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem.”
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (13/10/2025), dan secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. Abdullah Sani, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jambi terhadap peran strategis BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Pemerintah Provinsi Jambi terus berkomitmen bersinergi dengan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga bagian penting dalam strategi pembangunan sosial ekonomi umat,” ujar Wakil Gubernur.
BERITA13/10/2025 | re*
RAKORDA BAZNAS PROVINSI JAMBI 2025 :PENGUATAN STRATEGIS LEMBAGA ZAKAT DAERAH
Kota Jambi — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Jambi tahun 2025 berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan penguatan kelembagaan. Acara ini dihadiri oleh Ibu Saidah Sakwan, Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), yang turut memberikan arahan strategis bagi BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Kehadiran beliau menjadi momen penting dalam memperkuat peran dan kinerja lembaga zakat di daerah. Dalam paparannya, Ibu Saidah menyampaikan enam poin utama yang menjadi fokus penguatan kelembagaan dan optimalisasi potensi zakat:
1. Penguatan Infrastruktur Kantor
BAZNAS daerah didorong untuk memanfaatkan aset milik pemerintah daerah yang tidak terpakai sebagai kantor operasional. Koordinasi langsung dengan kepala daerah diperlukan untuk memperoleh dukungan dan legalitas penggunaan aset tersebut.
2. Penguatan SDM Digital
Pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci pelayanan zakat yang modern dan transparan. Pimpinan BAZNAS daerah diimbau untuk mengoptimalkan Kantor Digital dan BAZNAS Hub sebagai sarana transformasi digital lembaga.
3. Pemetaan Muzaki Prioritas
Setiap pimpinan BAZNAS daerah dianjurkan untuk mengenali minimal 10 orang kaya di wilayahnya serta muzaki prioritas. Langkah ini bertujuan memperkuat strategi penghimpunan dana zakat secara lebih terarah dan efektif.
4. Perluasan Jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
BAZNAS daerah perlu memperluas jaringan pengumpulan zakat dengan membentuk UPZ di tingkat desa, masjid, organisasi perangkat daerah (OPD), dan perusahaan. Hal ini akan memperkuat basis penghimpunan zakat dari akar rumput.
5. Optimalisasi Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL)
Kerja sama dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi peluang besar. BAZNAS dapat menawarkan program pendistribusian yang tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat.
6. Kemitraan Strategis dengan Calon Donatur
BAZNAS daerah diharapkan proaktif dalam menjalin kemitraan dengan lembaga atau perusahaan yang berpotensi menjadi donatur. Tujuannya adalah memperluas sumber daya pendanaan untuk kegiatan sosial dan keagamaan.
Melalui arahan strategis ini, BAZNAS kabupaten/kota di Provinsi Jambi diharapkan semakin kuat secara kelembagaan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memperluas jaringan muzaki dan donatur. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.
Rakorda BAZNAS 2025 menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan langkah antara BAZNAS pusat, provinsi, dan daerah dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdaya guna bagi umat.
BERITA13/10/2025 | re*
KEMBALI, BAZNAS KOTA JAMBI SALURKAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK MELALUI 3 PROGRAM
Jambi, 8 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan kepada para mustahik. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, dengan mengusung tiga program unggulan yang mencerminkan kepedulian terhadap aspek kesehatan, kemandirian ekonomi, dan kondisi darurat sosial.
Program Jambi Kota Sehat
Dalam rangka mendukung pemulihan kesehatan mustahik, BAZNAS Kota Jambi menyalurkan bantuan melalui Program Jambi Kota Sehat. Bantuan sebesar Rp 4.000.000,- untuk mendukung biaya transportasi dan akomodasi berobat ke Jakarta diberikan kepada:
· M. Afif Zalbiadi, warga RT 12, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura.
Program ini bertujuan untuk membantu mustahik yang sedang menghadapi kendala kesehatan, sehingga mereka dapat memperoleh layanan medis yang layak dan mendukung proses penyembuhan.
Program Jambi Kota Mandiri
Sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, BAZNAS juga menyalurkan bantuan melalui Program Jambi Kota Mandiri. Bantuan masing-masing sebesar Rp 1.000.000,- diberikan kepada:
· Pepri Riyanto, warga RT 23, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan.
· Effendri, warga RT 06, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur.
Program ini dirancang untuk mendukung mustahik dalam memulai atau mengembangkan usaha mikro, sehingga mereka dapat meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Program Jambi Kota Peduli
Sebagai bentuk respons terhadap musibah yang dialami warga, BAZNAS turut menyalurkan bantuan melalui Program Jambi Kota Peduli, khususnya bagi korban kebakaran. Bantuan sebesar Rp 1.500.000,- disalurkan kepada:
· Mairab Juni, warga RT 23, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura.
Program ini bertujuan untuk meringankan beban mustahik yang terdampak bencana, serta membantu mereka dalam proses pemulihan pasca kejadian.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Jambi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan tanggap terhadap kondisi sosial. Diharapkan, program-program tersebut dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung gerakan zakat yang produktif dan tepat sasaran.
BERITA08/10/2025 | re*
MENTERI AGAMA BUKA SECARA RESMI RAKORNAS BAZNAS 2025
Jakarta – Pimpinan BAZNAS Kota Jambi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar di Jakarta pada Selasa (26/8/2025). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Jambi, Drs. H. Syamsir Naim, bersama Wakil Ketua II, Miswar Batubara, S.Sos, Wakil Ketua III, Sanandar, SE, RFP dan Wakil Ketua IV, M. Yusuf Bafadhal, SE.
Rakornas tahun ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., dengan mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita”. Tema tersebut selaras dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus menegaskan peran zakat sebagai instrumen transformasi sosial untuk pemerataan kesejahteraan umat.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya menekankan pentingnya Rakornas sebagai momentum penyelarasan program zakat dengan visi besar Asta Cita. Menurutnya, zakat bukan sekadar ibadah personal, melainkan juga sarana gotong royong bangsa dalam mewujudkan keadilan sosial.
“Rakornas 2025 membawa pesan besar agar zakat benar-benar menjadi pilar percepatan kesejahteraan umat sekaligus mendukung Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kiai Noor.
Beliau juga memaparkan capaian kinerja penghimpunan zakat yang terus meningkat signifikan. Dalam lima tahun terakhir, penghimpunan nasional naik dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024. Jumlah muzaki pun bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa, menandakan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berzakat.
Selain itu, BAZNAS RI terus memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta memperluas kiprah di tingkat internasional, khususnya dalam aksi kemanusiaan di Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar bagi lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza.
Rakornas 2025 juga diramaikan dengan BAZNAS Awards yang menganugerahkan hampir 1.000 penghargaan kepada BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, dan mitra perusahaan. Penghargaan tersebut diharapkan memacu semangat kolaborasi dalam pengelolaan zakat di seluruh Indonesia.
Acara ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor berharap kepemimpinan selanjutnya dapat menjaga kesinambungan program serta menghadirkan inovasi baru demi memperluas kebermanfaatan zakat.
Kehadiran pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta pada Rakornas 2025 menjadi bukti nyata komitmen dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di tingkat daerah, sejalan dengan kebijakan nasional dan visi Indonesia Emas 2045.
BERITA30/09/2025 | re*
PIMPINAN BAZNAS KOTA JAMBI HADIRI RAKORNAS 2025, WUJUDKAN SINERGI BAZNAS - PEMDA
Jakarta – Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, melalui Wakil Kepala Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi erat antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih komprehensif, mulai dari penyusunan kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 bertema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Asta Cita” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Menurut Suhajar, sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah akan mencegah tumpang tindih program serta memastikan distribusi zakat lebih adil dan tepat sasaran.
“Jika BAZNAS berkolaborasi dengan pemerintah daerah, maka pengelolaannya akan lebih baik dan pemanfaatannya tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran strategis pemerintah daerah sebagai ujung tombak implementasi, karena memiliki pemahaman langsung mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Dengan demikian, strategi penghimpunan dan penyaluran zakat dapat lebih sesuai dengan kebutuhan lokal.
Selain itu, Suhajar menyoroti pentingnya pendataan muzaki dan mustahik yang akurat. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, hingga sektor swasta akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi muzaki.
Dalam konteks otonomi daerah, lanjutnya, pemerintah daerah memiliki peluang mengembangkan kebijakan zakat sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Oleh karena itu, penguatan peran pemerintah daerah perlu didukung regulasi yang jelas serta kapasitas kelembagaan yang memadai agar memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah.
Pada kesempatan yang sama, pimpinan BAZNAS Kota Jambi turut hadir dalam Rakornas. Hadir langsung Ketua BAZNAS Kota Jambi, Drs. H. Syamsir Naim, bersama Wakil Ketua II, Miswar Batubara, S.Sos, Wakil Ketua III, Sanandar, SE, RFP dan Wakil Ketua IV, M. Yusuf Bafadhal, SE. Kehadiran jajaran BAZNAS Kota Jambi ini menjadi wujud komitmen dalam memperkuat koordinasi sekaligus menyelaraskan langkah bersama BAZNAS se-Indonesia.
BERITA30/09/2025 | re*
BAZNAS KOTA JAMBI SALURKAN BANTUAN BEROBAT MUSTAHIK
Jambi, 2 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada salah satu mustahik atas nama Aisya. Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Sakit Raden Mataher pada Selasa (2/9).
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wali Kota Jambi, serta dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi beserta jajaran pengurus. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp2.500.000 untuk membantu meringankan biaya pengobatan yang sedang dijalani mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Jambi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban biaya pengobatan yang sedang dijalani. BAZNAS akan terus berkomitmen dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah untuk kepentingan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Jambi yang konsisten hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi mustahik untuk menjalani proses pengobatan serta menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA02/09/2025 | re*

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Jambi.
Lihat Daftar Rekening →