WhatsApp Icon

Studi Tiru dan Jalan Strategis Purwokerto

14/07/2026  |  Penulis: Humas Baznas Kota Jambi

Bagikan:URL telah tercopy
Studi Tiru dan Jalan Strategis  Purwokerto

Suasana studi tiru ke Banyumas

**JALAN-JALAN STRATEGIS – PURWOKERTO.** Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat dan program pemberdayaan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi melaksanakan kunjungan studi tiru mendalam ke Baznas Kabupaten Banyumas pada **Selasa, 14 Juli 2026**.

Kunjungan bertajuk *"Berbagi Pengalaman, Menguatkan Sinergi, Menginspirasi Negeri"* yang berlangsung di Aula Baznas Kabupaten Banyumas ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk bertukar inovasi. Delegasi dari Kota Jambi memboyong banyak pelajaran berharga dan potret sukses yang siap direplikasi di tanah kelahiran mereka.

## 5 Poin Emas Studi Tiru Baznas Kota Jambi di Banyumas

Banyumas-Purwokerto tidak hanya menyuguhkan keramahan khas Banyumasan, tetapi juga potret nyata keberhasilan integrasi antara tata kelola religi, pemberdayaan ekonomi, dan kepedulian lingkungan. Berikut adalah lima hal krusial yang didapati oleh rombongan Baznas Kota Jambi:

### 1. Tata Kelola ZIS Profesional Berstandar ISO 9001:2015

Satu hal yang paling memikat perhatian adalah manajemen pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Baznas Kabupaten Banyumas. Pengelolaannya dinilai sangat luar biasa dan terstruktur rapi hingga sukses mengantongi sertifikasi internasional **ISO 9001:2015**. Standar ini menjamin akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi birokrasi yang tinggi, sebuah formula yang ingin dibawa pulang oleh Baznas Kota Jambi untuk meningkatkan kepercayaan muzaki (pemberi zakat).

### 2. Revitalisasi Kampung Batik Sukaraja & Batik Sawunggaling

Delegasi disuguhi dengan model pemberdayaan ekonomi berbasis budaya di **Kampung Batik Sukaraja**. Di sini, pengelolaan wastra lokal terbilang sukses berkat perpaduan apik antara motif **Batik Sawunggaling tradisional** dengan sentuhan modern. Pola manajemen kelompok perajin terbukti mampu menjaga eksistensi budaya sekaligus menghidupkan roda ekonomi para mustahik (penerima zakat).

### 3. Ekosistem Industri Kreatif yang Menggurita

Banyumas memperlihatkan bagaimana dana umat bisa menstimulasi sektor riil. Sektor perindustrian kreatif, mulai dari **percetakan batik, industri kertas, hingga konveksi**, tumbuh subur dan menyebar luas di tengah masyarakat. Pola kemitraan dan pelatihan yang konsisten membuat unit usaha ini mandiri dan berdaya saing tinggi.

### 4. Inkubasi UMKM via ZCoorner dan Baznas Micro Finance (BMF)

Dalam memperkuat permodalan masyarakat bawah, Baznas Banyumas mengenalkan program **UMKM ZCoorner** dan **Baznas Micro Finance (BMF)**. Program pembiayaan mikro berbasis syariah tanpa bunga ini menjadi oase bagi para pelaku usaha kecil untuk lepas dari jerat rentenir, sekaligus menaikkan kelas usaha mereka dari mustahik menjadi muzaki.

### 5. Inspirasi Tata Kota: Sistem Pengelolaan Sampah Masif Tanpa Open Dumping

Di luar urusan zakat, Banyumas memberikan impresi luar biasa sebagai salah satu kota terbersih di Asia Tenggara. Delegasi mengagumi pengelolaan sampah yang masif, hulu-ke-hilir, dan sangat terstruktur. Berkat inovasi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) berbasis masyarakat dan teknologi, **tidak ditemukan lagi praktik buang sampah terbuka (open dumping)**. Lingkungan yang bersih dan sehat ini secara tidak langsung mendukung kesejahteraan dan produktivitas warga.

> **Catatan Redaksi:** Sinergi antar-daerah seperti ini membuktikan bahwa pengelolaan zakat modern tidak lagi sekadar menyalurkan bantuan konsumtif, melainkan menyentuh aspek makro termasuk ekonomi kreatif dan keberlanjutan lingkungan. Langkah Baznas Kota Jambi melakukan studi tiru ke Banyumas diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi segar yang berdampak langsung bagi kemaslahatan umat di Kota Jambi.

 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Jambi.

Lihat Daftar Rekening →