WhatsApp Icon

Satu Napas Pengabdian: Ketua BAZNAS Kota Jambi Merajut Ukhuwah di Pesantren As’ad

22/02/2026  |  Penulis: Humas Baznas Kota Jambi

Bagikan:URL telah tercopy
Satu Napas Pengabdian: Ketua BAZNAS Kota Jambi Merajut Ukhuwah di Pesantren As’ad

Ruang kantor Asrama Pontren As'ad

 

JAMBI – Di bawah naungan langit sepertiga malam Olak Kemang yang syahdu, sebuah momentum sarat makna terukir di jantung peradaban Islam Seberang Kota Jambi. Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, melakukan langkah "pulang" ke tempat di mana sanubarinya ditempa sebagai insan Nahdliyin: Pondok Pesantren As’ad.

Sabtu malam (21/02), suasana Kantor Pengasuhan Asrama terasa berbeda. Usai lantunan ayat suci tadarus berkumandang dan sujud tarawih ditunaikan, ruang diskusi itu seketika hangat oleh semangat pengabdian. Dr. Muhamad Padli hadir bukan sekadar sebagai pejabat publik, melainkan sebagai seorang santri yang tak pernah putus takzimnya kepada para guru dan almamater.

Kolaborasi Lintas Generasi: Cahaya Dakwah dari Seberang

Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi besar bagi syiar Islam di Provinsi Jambi. Diskusi intim yang berlangsung hingga tengah malam tersebut berfokus pada rencana strategis Safari Ramadhan Karim. Program ini dirancang bukan sebagai kunjungan seremonial biasa, melainkan sebuah gerakan dakwah masif yang mengonsolidasikan kekuatan alumni lintas generasi di bawah naungan IKAPPA (Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren As'ad).

"Kembali ke Pesantren As’ad bagi saya adalah kembali ke sumber mata air. Tugas di BAZNAS adalah amanah negara, namun berkhidmat bersama para guru dan alumni melalui Safari Ramadhan adalah panggilan jiwa sebagai santri," tutur Dr. Muhamad Padli dengan nada rendah hati. "Kami ingin memastikan dakwah Ramadhan tahun ini tidak hanya menyentuh mimbar-mimbar, tapi juga menggerakkan kemaslahatan umat melalui zakat dan sedekah di seluruh pelosok Jambi."

Kehangatan Majelis Ilmu dan Estafet Dakwah

Diskusi dipandu langsung oleh Kiai Irhami, yang dengan kearifannya mengarahkan jalannya tukar pikiran. Nuansa takzim kian kental dengan kehadiran para tokoh pendidik senior seperti Guru Fathurrahman, Guru Awaluddin Nasution, dan Guru Haromen.

Tak hanya para sesepuh, antusiasme juga terpancar dari para musyrif dan ustad muda yang hadir. Kehadiran mereka seolah menjadi saksi hidup bahwa estafet dakwah dari Seberang Kota Jambi tidak pernah padam. Sinergi antara kelembagaan negara (BAZNAS) dan kekuatan akar rumput pesantren kini tampil semakin berkilau.

Kiai Irhami menegaskan bahwa pertemuan ini adalah momentum penguatan barisan.

"Malam ini kita tidak hanya berdiskusi, kita sedang merajut kekuatan. Kehadiran alumni lintas generasi dalam IKAPPA yang bersinergi dengan BAZNAS adalah kekuatan besar. Ramadhan adalah saat terbaik untuk menunjukkan bahwa alumni As’ad hadir sebagai pelita dan solusi bagi persoalan sosial-keagamaan di masyarakat," pungkasnya.

Prasasti Pengabdian

Diskusi yang melintasi batas tengah malam itu akhirnya melahirkan komitmen kuat: bahwa Ramadhan tahun ini, alumni Pesantren As’ad akan turun gunung ke tengah masyarakat. Mereka membawa misi suci—mensosialisasikan pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus menebarkan pesan-pesan kesejukan Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Malam itu, di Olak Kemang, bukan hanya rencana kerja yang disusun, melainkan sebuah prasasti hidup: bahwa sejauh mana pun seorang santri melangkah melampaui zaman, ia akan selalu kembali ke rahim gurunya untuk memberi manfaat bagi negeri.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Jambi.

Lihat Daftar Rekening →