WhatsApp Icon

Melampaui Sekat Digital: Kala Adab dan Diplomasi Hati Menyatukan Pemimpin Jambi

23/03/2026  |  Penulis: Humas Baznas Kota Jambi

Bagikan:URL telah tercopy
Melampaui Sekat Digital: Kala Adab dan Diplomasi Hati Menyatukan Pemimpin Jambi

Rumah Dinas Walikota Jambi

 

JAMBI – Di tengah hiruk-pikuk era disrupsi informasi, di mana pesan singkat seringkali menggantikan kehadiran fisik, sebuah pesan kuat tentang adab dan keteladanan baru saja dikirimkan dari jantung Kota Jambi. Ketua Baznas Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli Abdullah, S.Pd.I., M.Pd.I., C.PB, C.PS., melakukan sebuah langkah simbolis yang menghujam: melakukan silaturahmi fisik (muwajahah) ke kediaman dinas Wali Kota Jambi.

Kunjungan ini bukan sekadar protokoler birokrasi, melainkan sebuah "diplomasi hati" yang memadukan kedalaman teks suci dengan realitas sosial. Dr. Padli hadir membawa pilar kekuatan personalnya—sang istri, Hani'atuz Zuhria, beserta kelima putra-putrinya: Muhammad Khairul Azzam, Muhammad Afif, Nurul Afifah, Azkia Maghfiroh, dan Muhammad Raffa. Kehadiran keluarga utuh ini seolah menegaskan bahwa kepemimpinan yang kokoh bermula dari unit terkecil peradaban: keluarga.

Teks Suci sebagai Kompas Bergerak

Langkah Dr. Padli berakar pada teologi yang sangat fundamental. Dalam khazanah Islam, silaturahmi adalah instrumen langit yang disejajarkan dengan ketakwaan kepada Sang Pencipta. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah Ar-Ra’d ayat 21:

??????????? ????????? ??? ?????? ??????? ???? ??? ??????? ???????????? ????????? ???????????? ????? ?????????? "Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan (silaturahmi), dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk."

Rasulullah SAW pun menjanjikan bahwa silaturahmi adalah kunci pembuka pintu rezeki dan usia yang berkah (Man ahabba an yubsatho lahu fii rizqihi...). Secara Qiyas (analogi), para ulama kontemporer membedah bahwa meski media digital mampu mengirimkan informasi, ia gagal mentransfer "energi kehadiran" dan "getaran adab". Jabat tangan yang terjadi secara fisik dianalogikan sebagai penggugur dosa, laksana dedaunan kering yang jatuh diterpa angin.

Sinergi di Balik Cangkir Teh

Di ruang tamu Wali Kota, diskusi mengalir jauh melampaui basa-basi Lebaran. Ada frekuensi yang sama antara Baznas sebagai motor filantropi dan Pemerintah Kota sebagai pemegang kebijakan.

"Silaturahmi secara langsung adalah cara kita 'menjemput' keberkahan yang tidak bisa diwakili oleh layar ponsel," ujar Dr. Padli. "Di Baznas, kami mengelola harta umat, namun di sini, kami menyambung hati. Tanpa hubungan hati yang kuat, visi kemandirian umat hanyalah deretan angka tanpa jiwa."

Senada dengan itu, Wali Kota Jambi memberikan apresiasi mendalam atas keteladanan adab yang ditunjukkan Dr. Padli. "Kedatangan Dr. Padli beserta keluarga adalah simbol bahwa kepemimpinan di Jambi dibangun di atas fondasi kekeluargaan. Silaturahmi tatap muka meruntuhkan sekat, mempercepat solusi, dan memastikan kita bergerak dalam satu saf untuk kesejahteraan masyarakat."

Menghidupkan Kembali Pesan Al-Ghazali

Kunjungan ini seolah menghidupkan kembali pesan Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin bahwa pertemuan langsung melahirkan Al-Unsu—kenyamanan jiwa yang menjadi fondasi kekuatan umat. Di tengah masyarakat yang semakin individualis, Dr. Muhamad Padli Abdullah mengingatkan kita semua: bahwa setinggi apa pun jabatan akademik dan profesional, adab dan silaturahmi adalah modal utama untuk merajut kemajuan peradaban.

Pertemuan diakhiri dengan doa bersama, menandai babak baru sinergi yang lebih erat antara pengelola zakat dan otoritas kota—sebuah harmoni demi Jambi yang lebih bermartabat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Jambi.

Lihat Daftar Rekening →