BAZNAS Kota Jambi Gelar FGD Manasik Zakat Bersama Akademisi dan Praktisi Pendidikan
Perkuat Literasi Zakat Sejak Dini, BAZNAS Kota Jambi Gelar FGD "Manasik Zakat" Bersama Akademisi dan Praktisi Pendidikan
23/01/2026 | qeeKOTA JAMBI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan literasi zakat melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Program Manasik Zakat. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Ruang Rapat IAIMA Jambi, Jalan Fatah Laside No. 68, Kebun Handil, pada Jumat (23/1/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan teras BAZNAS Kota Jambi, yakni Ketua BAZNAS Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I dan Wakil Ketua I Fakhruddin, SE.
FGD ini melibatkan audiens yang representatif sebanyak 27 orang untuk membedah konsep edukasi zakat yang aplikatif. Daftar instansi dan organisasi yang hadir meliputi:
- Akademisi IAIMA Jambi: Rektor, Wakil Rektor III, jajaran Dekan, Kepala Lembaga, hingga Kepala Program Studi (Kaprodi).
- Penggerak Pendidikan & Bunda PAUD: Ketua/Wakil Pokja Bunda PAUD Kota Jambi beserta Ketua Bidang Pokja yang membawa 2 anggota.
- Organisasi Profesi Guru: Ketua IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia), Ketua HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia), serta Ketua IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal).
- Tim Teknis: BAZNAS Kota Jambi turut menyertakan 2 orang staf ahli untuk mengawal detail implementasi program.
Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhammad Padli, menjelaskan bahwa "Manasik Zakat" bertujuan memberikan apresiasi dan edukasi nyata kepada pejuang keagamaan serta masyarakat luas. Program ini dirancang agar masyarakat, khususnya anak-anak di bawah naungan Bunda PAUD dan organisasi guru, dapat memahami zakat melalui simulasi praktis.
"Kami ingin menciptakan ekosistem di mana zakat dipahami sesederhana manasik haji. Dengan dukungan data dan kurikulum dari IAIMA serta jangkauan luas dari IGTKI, HIMPAUDI, dan IGRA, kami optimis literasi zakat di Kota Jambi akan meningkat signifikan," ujar Dr. Muhammad Padli.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Jambi, Fakhruddin, SE, menekankan pentingnya akuntabilitas dan dukungan teknis dalam setiap program baru yang diluncurkan. Sinergi antara kampus, praktisi PAUD, dan BAZNAS ini diharapkan melahirkan modul edukasi yang tidak hanya tepat secara syariat, tetapi juga menarik secara metodologi pembelajaran.
Kegiatan FGD ini diakhiri dengan sesi diskusi mendalam untuk menyusun draf awal panduan Manasik Zakat yang nantinya akan disosialisasikan secara masif di seluruh lembaga pendidikan di Kota Jambi.