WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Manifesto Kemanusiaan dari Tanah Jambi: Membelah Ego, Menanam Jiwa
Manifesto Kemanusiaan dari Tanah Jambi: Membelah Ego, Menanam Jiwa
JAMBI, INDONESIA – Di bawah cakrawala biru yang memayungi "Tanah Pilih Pusako Betuah", sebuah fragmen spiritualitas yang mendalam terbentang di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026. Ribuan umat Muslim berkumpul dalam satu ritme yang sama, mengubah perayaan Idul Fitri 1447 H dari sekadar ritual tahunan menjadi sebuah "Mi'raj Ruhani"—sebuah pendakian jiwa menuju kemurnian fitrah yang paling hakiki. Di antara barisan shaf yang rapi, tampak Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersanding dengan rakyatnya tanpa sekat birokrasi. Dalam keheningan doa, jabatan dan strata sosial seolah luruh, menyisakan kerendahan hati kolektif di hadapan Sang Pencipta. Zakat sebagai Nalar Peradaban Dr. Muhamad Padli Abdullah, Ketua BAZNAS Kota Jambi, dalam orasinya yang bertajuk "Membelah Kekikiran, Menumbuhkan Kemanusiaan", menawarkan refleksi tajam mengenai fungsi sosial agama. Baginya, Takbir yang menggema bukanlah sekadar pemanis bibir, melainkan sebuah proklamasi keras untuk meruntuhkan firaun-firaun kecil dalam diri: kesombongan dan ketidakpedulian. "Sebagaimana petani membelah tanah agar benih bisa tumbuh, hari ini kita harus membelah kekikiran di dalam dada kita, agar benih kemanusiaan tumbuh subur di tengah masyarakat," tegasnya dalam nada yang berwibawa. Retorika ini menggarisbawahi nalar zakat sebagai alat distribusi keadilan. Zakat bukan sekadar penggugur kewajiban, melainkan upaya sistematis untuk memastikan bahwa "hari kebahagiaan" tidak menjadi "hari penderitaan" bagi kaum dhuafa. Elegi Madinah dan Komitmen Sosial Suasana mencapai titik nadir keharuan saat khatib menarik garis sejarah ke abad ke-2 Hijriah di Madinah. Kisah Rasulullah SAW yang memeluk seorang bocah yatim compang-camping di tengah riuh tawa Idul Fitri menjadi tamparan nurani bagi jamaah modern. Pesan ini menjadi alarm moral bagi warga Jambi: bahwa kesalehan tidak boleh berhenti di kening yang hitam karena sujud, jika tangan masih enggan merangkul mereka yang lapar. Komitmen ini ditegaskan sebagai visi besar pemerintah dan BAZNAS—untuk memastikan tidak ada satu pun warga Jambi yang merasa "yatim" atau terasing di rumahnya sendiri akibat jerat kemiskinan. Munajat di Tengah Luka Global Menjelang akhir prosesi, ribuan tangan menengadah dalam munajat yang melampaui batas geografis. Di tengah hidangan lezat dan kegembiraan domestik, doa-doa berapi dikirimkan untuk Palestina yang masih bersimbah darah. Amin yang bersahut-sahutan di lapangan tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan tetap menjadi inti dari iman. Perayaan ini ditutup dengan sebuah resolusi: kepulangan jamaah bukan sebagai "Hamba Ramadan" yang musiman, melainkan sebagai "Hamba Rabbani" yang kepeduliannya tak akan luntur meski takbir telah berhenti berkumandang.
21/03/2026 | Humas Baznas Kota Jambi
Transformasi Zakat Produktif: Mekanik Z-Auto Kawal Keselamatan Pemudik 2026
Transformasi Zakat Produktif: Mekanik Z-Auto Kawal Keselamatan Pemudik 2026
JAMBI – Sebuah pemandangan penuh inspirasi terlihat di sepanjang jalur mudik Kota Jambi tahun 2026 ini. Program Pemberdayaan Zakat melalui Bengkel Motor Z-Auto membuktikan bahwa zakat tidak hanya sekadar memberi makan, tetapi juga melahirkan kemandirian dan martabat bagi para mustahik. Melalui Posko Mudik BAZNAS, para mekanik binaan program Z-Auto menunjukkan keahliannya dengan melayani para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Layanan servis ringan dan ganti oli gratis yang dihadirkan menjadi primadona bagi para pengendara motor yang berbondong-bondong memadati posko untuk memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima. Dari Mustahik Menjadi Pahlawan Mudik Kehadiran bengkel Z-Auto di jalur mudik ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan simbol keberhasilan transformasi zakat produktif. Para teknisi yang dulunya merupakan penerima manfaat (mustahik), kini tampil percaya diri sebagai sosok mandiri yang mampu membantu sesama di saat-saat krusial menjelang Idul Fitri. "Ini adalah bukti nyata bahwa zakat produktif mampu mengubah keadaan. Para mustahik yang telah dibekali keterampilan dan modal melalui program Z-Auto kini tidak lagi hanya menerima, tetapi sudah mampu memberi kontribusi nyata bagi kelancaran arus mudik," ujar pimpinan BAZNAS Kota Jambi di sela-sela peninjauan posko. Sinergi Keselamatan dan Kemanusiaan Antusiasme pemudik sangat tinggi terlihat dari antrean kendaraan yang memanfaatkan layanan ini. Bagi para pejuang keluarga yang menempuh perjalanan jauh, keberadaan mekanik Z-Auto adalah oase yang memberikan ketenangan batin dan keamanan berkendara tanpa harus memikirkan biaya tambahan. Program ini menegaskan komitmen BAZNAS Kota Jambi dalam mengelola amanah muzakki secara profesional dan berkelanjutan. Zakat yang disalurkan dalam bentuk pemberdayaan ekonomi seperti Z-Auto terbukti menciptakan siklus kebaikan yang tak terputus—dari kemandirian ekonomi hingga pengabdian kepada masyarakat. Dengan motor yang sehat dan hati yang tenang, perjalanan mudik tahun 2026 ini terasa lebih bermakna. Zakat Anda, melalui tangan-tangan terampil mekanik Z-Auto, turut menjaga nyawa dan menghantarkan kebahagiaan hingga ke pintu rumah keluarga di kampung halaman.
20/03/2026 | Humas Baznas Kota Jambi
Dedikasi Tanpa Batas: H-1 Lebaran, BAZNAS Kota Jambi Pastikan Amanah Muzakki Sampai ke Tangan yang Berhak
Dedikasi Tanpa Batas: H-1 Lebaran, BAZNAS Kota Jambi Pastikan Amanah Muzakki Sampai ke Tangan yang Berhak
JAMBI – Di saat sebagian besar masyarakat telah berkumpul bersama keluarga untuk mempersiapkan hidangan hari raya, suasana berbeda tampak di Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi. Tepat pada H-1 Idul Fitri 1447 H, aktivitas pelayanan tetap berdenyut kencang demi menunaikan satu misi mulia: memastikan amanah para muzakki tersampaikan kepada mereka yang paling membutuhkan. Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli Abdullah, S.Pd.I., M.Pd.I., terlihat masih sigap memimpin koordinasi penyaluran bantuan Program Mustahiq Ramadhan. Fokus utama penyaluran kali ini adalah warga yang berada di kategori Desil 1-3—kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah yang sangat membutuhkan uluran tangan untuk dapat ikut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan. Komitmen untuk bekerja full time hingga detik terakhir Ramadhan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral lembaga dalam mengemban amanah dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dititipkan oleh para muzakki Kota Jambi. Bekerja sebagai Bentuk Ibadah Dalam sela-sela aktivitasnya, Dr. Muhamad Padli Abdullah menyampaikan bahwa tugas mengelola zakat bukanlah sekadar pekerjaan administratif, melainkan pengabdian spiritual yang tidak mengenal kata libur selama masih ada hak mustahiq yang harus ditunaikan. Beliau memberikan motivasi dengan mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah Ayat 105: "Dan Katakanlah: 'Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan'." Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa melayani umat di waktu-waktu krusial seperti menjelang lebaran adalah manifestasi dari kasih sayang sesama muslim. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah SAW: "Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya." (HR. Muslim). "Amanah muzakki adalah hutang yang harus segera dibayarkan kepada para mustahiq. Kami ingin memastikan bahwa di hari raya esok, tidak ada satu pun warga kita di Desil 1-3 yang merasa sendirian atau kekurangan pangan. BAZNAS hadir sebagai jembatan kasih sayang tersebut," tegas Dr. Muhamad Padli Abdullah dengan penuh ketulusan. Menjaga Martabat Umat Penyaluran Mustahiq Ramadhan di menit-menit terakhir ini dilakukan dengan tetap menjaga martabat para penerima bantuan. Dengan komitmen pelayanan penuh waktu ini, BAZNAS Kota Jambi berharap keberkahan zakat dapat menyentuh setiap relung rumah warga yang membutuhkan, sehingga kemenangan Idul Fitri benar-benar menjadi kemenangan milik semua. Penyerahan melalui Relawan Zakat Infaq dan sedekah (Rezizs) Baznas Kota Jambi untuk sesegera nya disampaikan pada mustahiq. Kerja keras yang ditunjukkan jajaran BAZNAS Kota Jambi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat di Tanah Pilih Pesako Betuah dilakukan dengan profesionalisme tinggi, transparansi, dan hati yang tulus melayani.
20/03/2026 | Humas Baznas Kota Jambi

Agenda Pimpinan

RAKORDA BAZNAS PROVINSI JAMBI 2025 : SINERGI UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM
RAKORDA BAZNAS PROVINSI JAMBI 2025 : SINERGI UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTRIM
Kota Jambi — Pimpinan dan amil Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Jambi tahun 2025. Acara ini diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jambi dengan mengusung tema:“Menguatkan BAZNAS Mendukung Asta Cita — Mendukung Jambi Mantap dalam Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem.” Rakorda ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Provinsi Jambi, BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta perwakilan dari pemerintah daerah. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga zakat di seluruh wilayah Jambi, dalam rangka mendukung program pemerintah daerah, khususnya penanggulangan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Isu Strategis yang Dibahas dalam forum tersebut, sejumlah isu penting menjadi fokus pembahasan, antara lain: · Penguatan kelembagaan BAZNAS agar lebih profesional dan berdaya saing. · Optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui strategi yang lebih efektif dan terarah. · Inovasi dalam penyaluran dana ZIS agar tepat sasaran dan berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan. Selain itu, Rakorda ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS daerah dan pemerintah daerah. Diharapkan, kerja sama yang lebih erat antar BAZNAS kabupaten/kota dapat memperkuat peran lembaga zakat dalam pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat mustahik. Komitmen Bersama pimpinan BAZNAS Kota Jambi, disampaikan salah satu pimpinan “Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan strategi BAZNAS di seluruh Provinsi Jambi. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah daerah melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdaya guna.” Rakorda BAZNAS Provinsi Jambi 2025 menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola zakat yang terintegrasi, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jambi secara berkelanjutan.

13-10-2025 | re*

PIMPINAN BAZNAS KOTA JAMBI HADIRI RAKORNAS BAZNAS 2025, WALIKOTA JAMBI TERIMA AWARD
PIMPINAN BAZNAS KOTA JAMBI HADIRI RAKORNAS BAZNAS 2025, WALIKOTA JAMBI TERIMA AWARD
Jakarta, 29 Agustus 2025 – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2025 yang dilaksanakan pada Selasa hingga Jum’at, 26–29 Agustus 2025, bertempat di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Rakornas BAZNAS Tahun 2025 diikuti oleh BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS dalam Mendukung Asta Cita”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi, sinergi, serta peran strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat sebagai instrumen penting bagi pembangunan dan kesejahteraan umat. Sebagai bagian dari agenda Rakornas, BAZNAS menyelenggarakan penyerahan BAZNAS Award 2025 kepada sejumlah Kepala Daerah, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Daerah. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap penguatan gerakan zakat, baik melalui kebijakan, fasilitasi, maupun kolaborasi program bersama BAZNAS Kota Jambi. Pimpinan BAZNAS Kota Jambi menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas kebermanfaatan zakat bagi masyarakat. “Penghargaan yang diterima Wali Kota Jambi merupakan wujud pengakuan atas dukungan nyata pemerintah daerah dalam membangun sinergi dengan BAZNAS. Hal ini sekaligus menjadi dorongan bagi kami untuk semakin meningkatkan profesionalitas dan inovasi dalam pengelolaan zakat,” ujarnya. Rakornas BAZNAS Tahun 2025 ditutup dengan penegasan pentingnya konsistensi seluruh elemen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan berdaya guna, sejalan dengan visi Asta Cita dalam mendukung pembangunan nasional.

26-08-2025 | re*

SILATURAHMI DAN KUNJUNGAN KERJA KE BAZNAS KOTA PALEMBANG
SILATURAHMI DAN KUNJUNGAN KERJA KE BAZNAS KOTA PALEMBANG
Palembang, 25 September 2025 — BAZNAS Kota Jambi melaksanakan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Palembang pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Palembang. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung hingga selesai dengan penuh suasana keakraban dan semangat berbagi pengalaman antar-lembaga amil zakat. Kunjungan kerja tersebut secara resmi diterima oleh Ketua BAZNAS Kota Palembang beserta jajaran pengurus. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama antar-Baznas daerah sekaligus berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Palembang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran rombongan BAZNAS Kota Jambi. Ia menegaskan bahwa pertemuan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperluas jaringan kerja sama dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami menyambut baik kunjungan kerja ini. Semoga menjadi sarana pertukaran ilmu, pengalaman, dan ide-ide baru yang bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya. Perwakilan BAZNAS Kota Jambi pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan mempelajari sistem pengelolaan zakat, program unggulan, serta inovasi digital yang telah dijalankan BAZNAS Kota Palembang. Mereka juga berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan program-program bersama yang bermanfaat bagi masyarakat di kedua kota. Selain sesi diskusi dan pemaparan program, kunjungan kerja ini juga menjadi ajang untuk menjalin silaturahmi, memperkuat jejaring kelembagaan, serta merancang peluang kerja sama strategis. Dengan adanya sinergi antar-Baznas daerah, diharapkan kualitas pelayanan zakat di Indonesia dapat terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi mustahik.

30-09-2025 | re*

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Jambi Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan Mustahik
BAZNAS Kota Jambi Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan Mustahik
Jambi, 2 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada salah satu mustahik atas nama Aisya. Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Sakit Raden Mataher pada Selasa (2/9). Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wali Kota Jambi, serta dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi beserta jajaran pengurus. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp2.500.000 untuk membantu meringankan biaya pengobatan yang sedang dijalani mustahik. Ketua BAZNAS Kota Jambi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban biaya pengobatan yang sedang dijalani. BAZNAS akan terus berkomitmen dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah untuk kepentingan umat,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Jambi mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Jambi yang konsisten hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat semakin memperkuat upaya penanggulangan masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi mustahik untuk menjalani proses pengobatan serta menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
02/09/2025 | re*

Artikel Terbaru

Refleksi Harta dan Hati: Sinergi Amanah di Balik Rekening BAZNAS Kota Jambi
Refleksi Harta dan Hati: Sinergi Amanah di Balik Rekening BAZNAS Kota Jambi
JAMBI – Di balik deretan angka saldo yang tertera pada rekening operasional BAZNAS Kota Jambi di Bank Jambi, Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, mengajak segenap pengelola zakat dan masyarakat untuk melakukan refleksi mendalam. Baginya, setiap digit angka di bank tersebut bukanlah sekadar aset finansial, melainkan amanah besar yang memikul tanggung jawab dunia dan akhirat. Dalam perbincangan tersebut, Dr. Padli menekankan pentingnya introspeksi diri bagi setiap pengelola zakat. Ia meyakini bahwa ketenangan dalam menjaga amanah hanya bisa dicapai jika hati senantiasa terpaut pada keridaan Allah SWT, serta didukung oleh tata kelola yang bersih dan akuntabel. Sinergi Kepercayaan Bersama Bank Jambi Dalam pengelolaan dana umat, BAZNAS Kota Jambi mempercayakan Bank Jambi sebagai mitra strategis. Pemilihan institusi keuangan daerah ini bukan tanpa alasan; selain efisiensi operasional, BAZNAS memastikan bahwa seluruh transaksi dilakukan dengan prinsip transparansi tinggi dan berbasis sistem syariah yang terjaga. "Sinergi kami dengan Bank Jambi adalah bagian dari ikhtiar untuk memastikan setiap rupiah zakat yang dititipkan masyarakat dikelola dengan akurasi dan integritas. Dengan sistem perbankan yang aman dan terpercaya, dana umat ini menjadi alat yang efektif untuk menghapus air mata mustahik, sekaligus menjaga marwah institusi agar tetap dalam koridor syariah," ujar Dr. Padli. Membangun Ketenangan Melalui Harta yang Berkah Dr. Padli merujuk pada prinsip dasar bahwa harta adalah ujian. Untuk menjaga ketenangan hati di tengah godaan duniawi, ia menggarisbawahi dua amalan kunci: Menyucikan Harta dengan Zakat: Merujuk pada QS. At-Taubah: 103: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka." Membangun Keyakinan (Tawakal): Rasulullah SAW bersabda (HR. Tirmidzi): "Barangsiapa di antara kalian yang berpagi hari dalam keadaan aman hatinya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seolah-olah dunia telah dikumpulkan untuknya." Nasihat Ulama: Menjaga Hati Mengutip nasihat para ulama salaf, Dr. Padli mengingatkan bahwa "harta yang tenang adalah harta yang dikeluarkan haknya." Menurutnya, ketenangan hati (tuma'ninah) tidak datang dari besarnya saldo di rekening Bank Jambi, melainkan dari keberkahan proses perolehannya serta ketepatan penyalurannya kepada mereka yang berhak. Sebagai penutup, Dr. Padli menegaskan bahwa kepercayaan muzakki adalah fondasi bagi BAZNAS. Dengan sinergi bersama Bank Jambi, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini agar setiap dana yang terhimpun tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi menjadi keberkahan nyata yang melindungi masyarakat Kota Jambi dari fitnah harta.
24/02/2026 | Humas Baznas Kota Jambi
Gema Kemanusiaan dari Jantung Kota Jambi: Satu Hari, Seribu Solusi di BAZNAS Kota Jambi
Gema Kemanusiaan dari Jantung Kota Jambi: Satu Hari, Seribu Solusi di BAZNAS Kota Jambi
JAMBI – Selasa, 10 Februari 2026, Kantor BAZNAS Kota Jambi bertransformasi menjadi oase spiritual dan sosial yang tak pernah tidur. Sejak mentari menyapa pada pukul 07.30 WIB hingga lembayung senja menutup hari pada 17.30 WIB, arus tamu dari berbagai latar belakang mengalir tanpa henti, mencari setitik pencerahan di tengah kompleksitas problematika hidup modern. Bukan sekadar lembaga amil, BAZNAS Kota Jambi hari ini membuktikan diri sebagai pusat layanan prima yang memadukan intelektualitas syariat dengan empati spiritual. Simfoni Pelayanan: Dari Fiqh Hingga Ketenangan Jiwa Sepanjang sepuluh jam penuh dedikasi, para konsultan dan pimpinan BAZNAS melayani silih berganti pertanyaan yang menguji kedalaman ilmu dan ketulusan hati. Berikut adalah beberapa momen krusial yang mewarnai hari ini: * Pencerahan Syariat untuk Umat: Ibu Umi Kalsum dari BKMT Jelutung hadir membawa semangat belajar yang tinggi. Beliau mendalami detail Fiqh Zakat, Fidyah, Tirkah, hingga hukum waris yang presisi. Diskusi berlangsung hangat, memastikan bahwa setiap harta yang dikelola masyarakat tetap berada dalam koridor keberkahan. * Melawan Belenggu Tak Kasat Mata: Kisah menyentuh datang dari Bapak Wardono. Di balik niat mulianya untuk menyedekahkan rumah, beliau didera kegelisahan batin dan gangguan yang diduga berasal dari interaksi mahluk halus (syaithan dan jin). Tim BAZNAS memberikan layanan penenang jiwa melalui konsultasi spiritual yang menyejukkan, menegaskan bahwa niat baik akan selalu mendapat perlindungan Ilahi. * Hidayah yang Bertumbuh: Suasana haru menyelimuti saat Bapak Erpin Wijaya, seorang warga keturunan Tionghoa yang baru saja memeluk Islam (Muallaf), hadir dengan kerendahan hati. Beliau datang bukan untuk meminta, melainkan untuk meneguhkan fondasi Aqidah dan mempelajari tata cara ibadah yang benar. Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS adalah rumah bagi siapa saja yang mencari cahaya kebenaran. Lebih dari Sekadar Zakat "Kami tidak hanya menghitung angka, kami merawat jiwa. Setiap tamu yang datang membawa harapan, dan tugas kami adalah memastikan mereka pulang dengan ketenangan," ujar salah satu konsultan BAZNAS Kota Jambi di sela kesibukannya. Pelayanan hari ini mencakup spektrum yang luas: * Konsultasi Fiqh Kontemporer: Menjawab keraguan umat atas harta dan kewajiban. * Layanan Psikospiritual: Pendampingan bagi mereka yang merasa terganggu secara batin. * Edukasi Muallaf: Membina saudara baru agar istiqomah dalam iman. BAZNAS Kota Jambi hari ini tidak hanya menjalankan administrasi, mereka sedang mengukir sejarah tentang bagaimana agama hadir sebagai solusi nyata—sebagai penyembuh luka, penenang jiwa, dan pemersatu bangsa.
10/02/2026 | uspdl
Potensi Zakat Infaq dan Sadaqah  Bulan Ramadhan
Potensi Zakat Infaq dan Sadaqah Bulan Ramadhan
Oleh : H. Abdul Rahim, SP (Waka IV Baznas Kota Jambi) Ramadan hampir selalu menjadi periode istimewa dalam kehidupan sosial masyarakat Muslim. Selain sebagai bulan ibadah, Ramadan menjadi momentum menguatnya solidaritas sosial yang tercermin dari melonjaknya angka zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Di Kota Jambi, potensi lonjakan penerimaan ZIS selama Ramadan sesungguhnya sangat besar, seiring dengan karakter masyarakat yang religius dan struktur ekonomi kota yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa. Sebagai ibu kota provinsi, Kota Jambi dihuni sekitar 620 ribu jiwa dengan mayoritas penduduk beragama Islam berdasarkan data BPS 2024. Jika diasumsikan sekitar 40 persen di antaranya berada pada kelompok ekonomi menengah ke atas—selaras dengan segmen urban BI Jambi—maka terdapat tidak kurang dari 180 ribu calon muzakki potensial. Ramadan biasanya mendorong perubahan perilaku ekonomi masyarakat secara drastis, dari konsumsi pribadi menuju konsumsi sosial. Hal ini tecermin dalam survei partisipasi yang mencapai 85 persen di kota-kota Sumatera yang religius. Secara estimatif, jika pada bulan biasa pengeluaran ZIS masyarakat perkotaan berkisar Rp50–100 ribu per orang, maka selama Ramadan angka ini cenderung meningkat signifikan menjadi sekitar Rp200 ribu per orang. Angka tersebut mencakup zakat fitrah, infak masjid, serta sedekah sosial secara luas. Jika minimal 150 ribu muzakki aktif berpartisipasi, maka potensi penghimpunan dasar mencapai Rp30 miliar hanya dalam satu bulan. Potensi ini belum mencerminkan zakat mal dari pelaku usaha, profesional, dan aparatur sipil negara yang biasanya ditunaikan menjelang Idulfitri. Dengan tambahan konservatif sebesar Rp5–15 miliar, total potensi penerimaan ZIS Ramadan di Kota Jambi secara realistis berada pada kisaran Rp35–45 miliar—sebuah lonjakan hingga 80 persen dibanding bulan biasa. Estimasi ini selaras dengan benchmark BAZNAS dan realisasi BI Jambi tahun sebelumnya, apalagi didukung oleh pertumbuhan ekonomi kota sebesar 5,2 persen serta masifnya penggunaan QRIS yang mempermudah transaksi filantropi secara digital. Namun, besarnya potensi ini menjadi sangat relevan jika dikaitkan dengan kondisi sosial Kota Jambi saat ini. Di balik pertumbuhan ekonomi kota, masih terdapat kelompok masyarakat rentan, terutama pekerja sektor informal yang mencakup 45 persen tenaga kerja. Mereka menghadapi tekanan biaya hidup yang lebih besar selama Ramadan akibat kenaikan harga bahan pokok. Di sinilah peran ZIS menjadi penyangga sosial yang krusial. Tantangan utamanya bukan lagi soal menghimpun dana, melainkan bagaimana mengelola dana tersebut agar tidak habis untuk bantuan konsumtif yang sifatnya sesaat. Jika lonjakan penerimaan ZIS Ramadan hanya dihabiskan untuk konsumsi, maka dampak sosialnya akan cepat menguap setelah bulan suci berlalu. Meningkatnya literasi digital di Kota Jambi sebenarnya membuka peluang baru bagi optimalisasi penyaluran. Dengan tata kelola yang profesional dan transparan, dana ZIS Ramadan yang menyentuh angka Rp45 miliar tersebut seharusnya mampu diarahkan untuk program produktif, seperti penguatan modal UMKM bagi mustahik atau pelatihan keterampilan ekonomi umat. Pada akhirnya, Ramadan di Kota Jambi bukan sekadar soal meningkatnya jumlah dana yang terhimpun, melainkan tentang bagaimana momentum tersebut dimanfaatkan secara strategis. Jika potensi besar ini dikelola secara terencana dan berkelanjutan, maka zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah individu, tetapi juga instrumen nyata bagi keadilan sosial dan penguatan ekonomi lokal.
02/02/2026 | H. Abdul Rahim, SP

BAZNAS TV